Menjelang Hari Raya Idul
Fitri, Polresta Yogyakarta secara resmi menggelar Operasi Keselamatan Progo 2026
yang dilaksanakan selama 14 hari. Operasi ini mengedepankan pendekatan
preventif dan edukatif sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam
berlalu lintas, khususnya terkait keselamatan pengendara sepeda motor di
wilayah Kota Yogyakarta.
Kasi Humas Polresta
Yogyakarta, Iptu Gandung, mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu
mengutamakan keselamatan diri dan orang lain dengan mematuhi aturan lalu
lintas. Salah satu hal paling mendasar namun sangat vital adalah penggunaan
helm yang sesuai standar keselamatan.
Pengendara dan penumpang
sepeda motor diwajibkan menggunakan helm berstandar SNI setiap kali berkendara.
Helm bukan sekadar kelengkapan administrasi, tetapi merupakan pelindung utama
kepala yang berperan besar dalam meminimalisir risiko cedera fatal apabila
terjadi kecelakaan.
Selain itu, masyarakat juga
diingatkan untuk menggunakan helm secara benar, yakni helm terpasang pas di
kepala, tali pengaman dikunci hingga berbunyi “klik”, serta memastikan kondisi
helm tidak longgar, retak, atau rusak. Helm yang tidak digunakan dengan benar
tidak akan memberikan perlindungan maksimal saat terjadi benturan.
Iptu Gandung juga mengimbau
agar masyarakat tidak menggunakan helm non-standar, helm proyek, maupun penutup
kepala lain yang tidak dirancang untuk keselamatan berkendara. Penggunaan
aksesori berlebihan pada helm juga sebaiknya dihindari karena dapat
membahayakan pengendara.
Bagi pengendara yang membawa
penumpang, termasuk anak-anak, wajib memastikan seluruh penumpang menggunakan
helm sesuai ukuran kepala. Keselamatan penumpang sepenuhnya menjadi tanggung
jawab pengendara.
Lebih jauh, Iptu Gandung
mengajak masyarakat untuk menjadikan helm sebagai kebutuhan utama dalam
berkendara, bukan semata-mata kewajiban untuk menghindari sanksi hukum.
Kesadaran ini diharapkan tumbuh dari kepedulian terhadap keselamatan diri
sendiri dan keluarga.
Menjelang Idul Fitri,
mobilitas masyarakat diperkirakan meningkat. Oleh karena itu, seluruh pengguna
jalan diimbau untuk tetap tertib, tidak terburu-buru, serta mengutamakan
keselamatan dalam setiap perjalanan.
“Mari kita sukseskan Operasi
Keselamatan Progo 2026 dengan meningkatkan kesadaran berlalu lintas, dimulai
dari hal paling sederhana yaitu menggunakan helm SNI secara benar. Keselamatan
adalah tanggung jawab kita bersama,” tutup Iptu Gandung. (Magang)


No comments:
Write comment