Jajaran Polsek Pakualaman
terus berupaya hadir sebagai solusi di tengah permasalahan masyarakat. Melalui
pendekatan Problem Solving dan Restorative Justice, Bhabinkamtibmas Kelurahan
Gunung Ketur, Bripka Didik Hestiyanta, berhasil memediasi perselisihan
antarwarga binaannya yang sempat memanas akibat kesalahpahaman informasi, Rabu
malam (26/11/2025).
Mediasi berlangsung mulai
pukul 21.00 WIB di kediaman Ketua RT 05 RW 02 Kelurahan Gunung Ketur,
Pakualaman. Dalam prosesnya, Bripka Didik bekerja sama dengan Babinsa Koramil
05 Pakualaman, Sertu Maryono, serta perangkat lingkungan setempat.
Permasalahan bermula dari
ketegangan antara keluarga Bapak T dan Ibu C yang dipicu oleh beredarnya kabar
tidak jelas mengenai Sdri. Z, putri Bapak T. Rumor tersebut menyinggung dugaan
tindakan asusila yang melibatkan beberapa orang. Informasi yang simpang siur
membuat keluarga Bapak T merasa dirugikan, hingga menelusuri sumber kabar yang
kemudian mengarah kepada Ibu C.
Melihat potensi konflik yang
dapat mengganggu Kamtibmas, Bripka Didik Hestiyanta segera mempertemukan kedua
pihak.
“Kehadiran kami di sini
sebagai penengah, untuk meluruskan persoalan agar tidak berkembang. Polisi
mengedepankan musyawarah untuk mufakat,” ujar Bripka Didik saat mediasi.
Setelah dilakukan klarifikasi,
terungkap bahwa persoalan tersebut bersumber dari miskomunikasi. Ibu C
menjelaskan maksud sebenarnya dan menegaskan bahwa ia tidak berniat menyebarkan
fitnah.
Melalui pendekatan persuasif
dan humanis, suasana yang sebelumnya tegang menjadi lebih cair. Ibu C kemudian
menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga Bapak T dan Sdri. Z, yang diterima
dengan baik. Sementara itu, urusan internal keluarga Bapak T akan diselesaikan
secara kekeluargaan melalui rencana pernikahan Sdri. Z dengan pasangannya.
Kapolsek Pakualaman, AKP
Margono, S.H., M.A.P., memberikan apresiasi atas penanganan tersebut. Ia
menegaskan bahwa penyelesaian masalah di tingkat warga sangat berperan dalam
menjaga stabilitas lingkungan.
“Masalah dapat diselesaikan
secara kekeluargaan. Dengan komunikasi yang baik dan kehadiran Polisi sebagai
fasilitator, konflik sosial bisa diredam. Kami berharap kerukunan warga Gunung
Ketur tetap terjaga,” ungkap Kapolsek.
Mediasi ditutup dengan
penandatanganan kesepakatan damai. Situasi berlangsung aman, tenang, dan
kondusif. (Humas Polsek Pakualaman)


No comments:
Write comment