Mantrijeron, Kota Yogyakarta
- Personel gabungan Piket fungsi Polsek Mantrijeron Polresta Yogyakarta
mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) ditemukannya seorang warga meninggal
dunia di area Mushola Pasar Gading, Jalan D.I. Panjaitan, Kelurahan
Mantrijeron, Kemantren Mantrijeron, Kota Yogyakarta, Minggu (27/9/2026) pagi
sekitar pukul 06.45 WIB.
Korban diketahui berjenis
kelamin perempuan berinisial W (71), seorang ibu rumah tangga yang beralamat di
wilayah Kelurahan Gedongkiwo, Kemantren Mantrijeron, Kota Yogyakarta.
Kapolsek Mantrijeron AKP
Mujiyanto, S.Sos. mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut pertama kali diketahui
oleh salah seorang saksi, Wasingah (69), saat hendak mengambil karpet di dalam
mushola. Ketika mendekati lokasi, saksi melihat korban sudah dalam posisi
tergeletak di depan pintu masuk mushola.
Melihat kondisi tersebut,
saksi segera memanggil pelapor, Windujati (43), untuk mengecek keadaan korban
secara langsung. Namun, saat coba dibangunkan, korban sudah tidak memberikan
respon maupun tanda-tanda kehidupan. Mengetahui hal tersebut, pelapor langsung
menghubungi serta melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Mantrijeron.
Menerima laporan dari
masyarakat, jajaran Kepolisian Sektor Mantrijeron bergerak cepat menuju lokasi
kejadian dengan mendatangkan Tim Inafis Polresta Yogyakarta, serta
berkoordinasi dengan petugas medis PSC 119 Kota Yogyakarta dan PMI untuk
melakukan tindakan pemeriksaan awal serta identifikasi di TKP.
Berdasarkan hasil
pemeriksaan medis di lokasi dan penanganan dari tim Inafis, korban meninggal
dunia dikarenakan sakit, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada
tubuh korban. Pihak keluarga korban menyatakan dapat menerima kejadian tersebut
sebagai musibah, menolak untuk dilakukan tindakan autopsi, serta telah membuat
surat pernyataan tertulis secara resmi.
Selanjutnya, jenazah korban
dievakuasi dan dibawa ke RS Hidayatullah Yogyakarta untuk proses pemulasaraan
serta penyucian jenazah sebelum diserahkan kembali kepada pihak keluarga untuk
dimakamkan. (Humas Polsek Mantrijeron)


No comments:
Write comment