Kasihumas Polresta Yogyakarta,
AKP Gandung Harjunadi, S.H., mengajak seluruh warga dan pengguna jalan di Kota
Yogyakarta untuk berperan aktif menyukseskan pelaksanaan Operasi Zebra Progo
2025. Operasi ini berlangsung selama 14 hari, mulai hari ini, 17 November
hingga 30 November 2025.
Operasi Zebra Progo 2025
digelar dengan tujuan menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas,
sekaligus sebagai langkah awal persiapan menuju mobilitas masyarakat saat libur
panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
AKP Gandung menegaskan bahwa
disiplin berlalu lintas adalah cermin budaya serta kunci keselamatan bagi
seluruh pengguna jalan.
Melalui imbauan ini, Kasihumas
mengajak masyarakat untuk mematuhi poin-poin berikut:
1. Stop Pelanggaran Lalu
Lintas
Patuhi Aturan: Patuhi rambu
dan marka jalan, termasuk tidak melawan arus, tidak menerobos lampu merah, dan
mematuhi aturan jalur yang berlaku.
Gunakan Perlengkapan
Keselamatan: Gunakan helm berstandar SNI bagi pengendara dan penumpang motor,
serta sabuk keselamatan bagi pengemudi mobil.
Fokus Berkendara: Jaga fokus
saat berkendara, hindari menggunakan ponsel atau melakukan aktivitas yang
mengganggu konsentrasi.
Patuhi Batas Kecepatan: Patuhi
batas kecepatan yang ditetapkan, mengingat kecepatan berlebihan menjadi salah
satu penyebab utama kecelakaan fatal.
Lengkapi Dokumen: Pastikan
kelengkapan surat-surat kendaraan, termasuk Surat Izin Mengemudi (SIM) dan
STNK, masih berlaku.
2. Persiapan Jelang Libur
Akhir Tahun
Jadikan Kebiasaan: Jadikan
kepatuhan berlalu lintas sebagai kebiasaan sehari-hari, bukan hanya selama
Operasi Zebra, tetapi berkelanjutan hingga periode liburan Natal dan Tahun
Baru.
Cek Kendaraan: Periksa kondisi
kendaraan secara menyeluruh (rem, ban, lampu, mesin), terutama bagi yang
merencanakan perjalanan jauh.
Jaga Kondisi Fisik: Pastikan
kondisi tubuh fit dan tidak berada di bawah pengaruh alkohol maupun obat-obatan
saat mengemudi.
Operasi Zebra Progo 2025
mengedepankan penindakan melalui ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement)
serta pemberian teguran simpatik. Kasihumas menekankan bahwa sukses atau
tidaknya operasi ini sangat bergantung pada kesadaran dan disiplin masyarakat.
“Mari bersama-sama mewujudkan
Yogyakarta yang tertib, aman, dan lancar. Keselamatan adalah tanggung jawab
kita bersama,” tutup AKP Gandung. (Humas Polresta Yogyakarta)


No comments:
Write comment