Dalam rangka meningkatkan
pemahaman masyarakat terkait keamanan, ketertiban, dan keselamatan berlalu
lintas, Ps. Kanit Lantas Polsek Kotagede Ipda Anto Widianto bersama Ps. Panit 1
Binmas Aiptu Agustinus Lilil Heri Prasetyo hadir sebagai narasumber dalam
program talkshow di Radio Retjo Buntung, Jl. Jagalan, pada Selasa (19/11/2025).
Kegiatan ini merupakan salah
satu bentuk upaya Polri untuk mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus
memberikan edukasi tentang perlunya menjaga Kamtibmas serta pelaksanaan Operasi
Zebra Progo 2025 yang saat ini tengah berlangsung.
Dalam sesi talkshow, Aiptu
Agustinus menekankan perlunya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan
lingkungan. Ia menyampaikan bahwa menjaga Kamtibmas bukan hanya tugas aparat
kepolisian, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Masyarakat diimbau untuk
meningkatkan kepedulian, segera melapor apabila menemukan hal-hal yang
mencurigakan, serta memperkuat komunikasi antarwarga.
Warga juga diingatkan agar
menanyakan identitas serta maksud dan tujuan seseorang jika ada orang tidak
dikenal memasuki wilayah kampung. Apabila terjadi dugaan tindak kriminal,
masyarakat diminta segera menghubungi Bhabinkamtibmas atau Polsek Kotagede
untuk ditindaklanjuti dengan cepat.
Selain itu, Aiptu Agustinus
turut mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap penipuan online, tidak
mudah percaya pada tawaran yang tidak masuk akal, menjauhi judi online dan
pinjaman online ilegal, serta tidak sembarangan membagikan informasi yang belum
pasti kebenarannya (hoaks).
Sementara itu, Ps. Kanit
Lantas Ipda Anto Widianto menjelaskan saat ini polresta Yogyakarta menggelar
Operasi Zebra Progo 2025. Operasi ini digelar selama 14 hari, mulai 17 hingga
30 November 2025 bertujuan meningkatkan disiplin berlalu lintas, menurunkan
angka pelanggaran dan kecelakaan, serta mempersiapkan kelancaran mobilitas
menjelang libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Ada beberapa sasaran utama
dalam operasi ini, di antaranya pelanggaran helm dan sabuk keselamatan, penggunaan
ponsel saat berkendara, pengendara di bawah umur, pelanggaran rambu dan marka
jalan, pengendara melawan arus, kendaraan dengan knalpot tidak sesuai
spesifikasi teknis dan pelanggaran lainya.
Masyarakat juga diimbau untuk
selalu membawa kelengkapan kendaraan dan dokumen berkendara serta senantiasa
mengutamakan keselamatan.
Dalam kesempatan tersebut,
kedua narasumber menegaskan bahwa Operasi Zebra Progo 2025 mengedepankan
pendekatan preventif, preemtif, dan humanis. Edukasi melalui talkshow radio,
penyuluhan di sekolah, dan kampanye keselamatan menjadi bagian penting untuk
meningkatkan kesadaran masyarakat. (Humas Polsek Ngampilan)


No comments:
Write comment