Tegalrejo,
Kota Yogyakarta - Setelah menerima laporan dari warga, Piket fungsi Polsek
Tegalrejo langsung bergerak mendatangi Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) kebakaran
rumah di kawasan Karangwaru Lor, Karangwaru, Tegalrejo, Kota Yogyakarta, Rabu
(4/11/2026) malam.
Peristiwa
yang terjadi sekitar pukul 23.15 WIB tersebut berawal dari laporan warga yang
diterima oleh Piket Sabhara Polsek Tegalrejo. Mendapat informasi tersebut, Ka
SPKT I bersama Piket Sabhara, Piket Reskrim, Piket Intel, dan Bhabinkamtibmas
Kelurahan Karangwaru langsung meluncur ke lokasi kejadian. Setibanya di TKP,
api dilaporkan sudah berhasil dipadamkan berkat kesigapan pemilik rumah dan
tetangga sekitar.
Berdasarkan
keterangan korban sekaligus pemilik rumah, Bapak Utomo (64), kejadian bermula
saat dirinya tengah tidur lelap. Korban kemudian terbangun karena mencium bau
benda terbakar. Sempat mengecek ke bagian dapur, korban mendapati kepulan asap
justru berasal dari bagian depan rumah. Betapa terkejutnya ia ketika melihat
api sudah mulai membesar di bagian depan. Korban lantas bergegas mengambil
ember berisi air untuk menyiram api.
Aksi
pemadaman tersebut turut dibantu secara cepat oleh seorang saksi mata, Bapak
Agus Purwoto (50), tetangga korban yang tinggal di sebelah rumah. Saksi yang
sedang duduk di lantai atas rumahnya melihat asap pekat membumbung tinggi dari
atap rumah korban. Dengan sigap, ia berlari turun membawa Alat Pemadam Api Ringan
(APAR) dan langsung membantu menyemprotkannya ke sumber api hingga berhasil
padam sebelum merembet lebih luas.
Tidak
lama berselang, 1 regu Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Yogyakarta dengan
mengerahkan 1 unit mobil pemadam tiba di lokasi. Setibanya di TKP, karena api
sudah berhasil dipadamkan oleh warga, petugas Damkar langsung melakukan asesmen
menyeluruh dan memastikan sudah tidak ada lagi titik api aktif sebelum akhirnya
meninggalkan lokasi.
Kapolsek
Tegalrejo, Kompol Ahmat Djaeni, S.H., M.H., yang memantau penanganan insiden
tersebut mengungkapkan kronologi kejadian serta mengimbau masyarakat untuk
senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran.
"Berdasarkan
hasil olah TKP dan keterangan saksi, kronologi kejadian bermula saat pemilik
rumah yang sudah tertidur terbangun karena mencium bau terbakar. Saat dicek ke
bagian depan, api sudah menyala. Korban sempat menyiram dengan air dan dibantu
oleh tetangga menggunakan APAR hingga api berhasil dipadamkan," ujar
Kompol Ahmat Djaeni.
Kapolsek
memastikan bahwa insiden kebakaran ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa
maupun kerugian material yang berarti.
Dari
hasil analisa sementara kepolisian, kebakaran tersebut diduga kuat diakibatkan
oleh korsleting (hubungan arus pendek) listrik di bagian meteran rumah, di mana
pada bagian bawahnya terdapat tumpukan barang berupa plastik dan kayu yang
memicu timbulnya percikan dan nyala api. Polsek Tegalrejo memperkirakan apabila
pemilik rumah dan saksi tidak sigap memadamkan api sejak dini, api berpotensi
membesar dan merembet ke bangunan di sekitarnya.
Menyikapi
kejadian ini, Polsek Tegalrejo mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati
dan waspada terhadap bahaya kebakaran, baik akibat korsleting instalasi listrik
maupun faktor lingkungan, serta senantiasa memastikan keamanan instalasi
listrik di rumah masing-masing. (Humas Polsek Tegalrejo)


No comments:
Write comment