Tuesday, 5 May 2026

Kapolsek Apresiasi Penjaga KA Gagalkan Percobaan Bunuh Diri di Rel Baciro

 


Gondokusuman, Yogyakarta - Aksi sigap seorang penjaga perlintasan kereta api berhasil menggagalkan upaya percobaan bunuh diri seorang pemuda di perlintasan KA Baciro, Gondokusuman, pada Senin malam (04/05/2026). Personel Polsek Gondokusuman yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk mengamankan situasi dan mengevakuasi pelaku.

 

Kapolsek Gondokusuman, Kompol Julius Meta Jiwa, S.H., M.H., mengonfirmasi bahwa pelaku percobaan bunuh diri tersebut berinisial RS (23), seorang pria warga Ngestiharjo, Kasihan, Bantul.

 

Peristiwa bermula sekira pukul 18.17 WIB. Berdasarkan keterangan saksi, Subambang, petugas penjaga perlintasan KA dari PT. KAPM Area 6 Yogyakarta, korban sempat mendekat dan bertanya mengenai jadwal kereta yang akan melintas. Tak lama berselang, saat sinyal kereta mendekat mulai terdengar, RS justru berjalan ke tengah rel untuk menghadang kereta.

 

Saksi menyebutkan bahwa RS sempat melontarkan kalimat putus asa, "Pak, nitip nomor istriku, aku wes rakuat (Pak, titip nomor istri saya, saya sudah tidak kuat)," sambil mencoba menghadang laju kereta. Melihat aksi berbahaya tersebut, Subambang dengan sigap menarik tubuh korban ke pinggir rel dan membawanya masuk ke dalam pos penjagaan/portal KA demi keamanan.

 

Petugas KA kemudian menghubungi Polsek Gondokusuman. Personel kepolisian yang tiba di lokasi sekira pukul 18.30 WIB langsung mengamankan RS beserta satu unit kendaraan roda dua dengan nomor polisi AB 5587 BC milik korban ke Mapolsek.

 

Kapolsek Gondokusuman, Kompol Julius Meta Jiwa, memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada petugas penjaga perlintasan KA atas tindakan cepat dan berani yang telah dilakukan.

 

"Kami mengapresiasi kesigapan Bapak Subambang. Berkat tindakan cepat beliau, nyawa saudara RS dapat terselamatkan dari kecelakaan fatal. Ini adalah wujud nyata kepedulian antar sesama di ruang publik," ujar Kompol Julius.

 

Berdasarkan pemeriksaan awal, diduga kuat RS nekat melakukan aksi tersebut karena terhimpit permasalahan ekonomi keluarga. Menanggapi fenomena ini, Kapolsek memberikan imbauan mendalam kepada masyarakat.

 

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, apabila sedang menghadapi beban hidup yang berat, jangan ragu untuk bercerita kepada keluarga, teman, atau mencari bantuan profesional. Mengakhiri hidup bukanlah solusi atas permasalahan yang ada," tambahnya.

 

Kepolisian juga meminta warga untuk lebih peka terhadap kondisi psikologis orang-orang di sekitarnya. Saat ini, pihak Polsek Gondokusuman tengah melakukan koordinasi dengan pihak keluarga korban di Bantul agar RS mendapatkan pendampingan dan penanganan lebih lanjut. (Humas Polsek Gondokusuman)

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Banner Home

Latest News

Layanan Aduan

Polresta Yogyakarta 
(0274-543920)  
Polsek Gondomanan  
(0274-375376) 
Polsek Wirobrajan 
(0274-374832)
Polsek Pakualaman 
(0274-513178)
Polsek Kotagede 
(0274-374577)
Polsek Umbulharjo 
(0274-373916)
Polsek Gedongtengen 
(0274-512696)
Polsek Kraton 
(0274-373793)
Polsek Jetis 
(0274-513136)
Polsek Tegalrejo 
(0274-513877)
Polsek Ngampilan 
(0274-512185)
Polsek Gondokusuman 
(0274-513125)
Polsek Mantrijeron 
(0274-374167)
Polsek Mergangsan 
(0274-375138)
Polsek Danurejan 
(0274-589609) 
 
Back to Top