Tuesday, 5 May 2026

Pelaku Akui Kesalahan, Kasus Pemukulan Pelari Berujung Damai

 


Yogyakarta - Kasihumas Polresta Yogyakarta, Iptu Dani HS, menghadiri proses mediasi terkait insiden pemukulan peserta lari yang sempat viral di media sosial. Mediasi tersebut dilaksanakan di ruang Sat Reskrim Polresta Yogyakarta sebagai tindak lanjut atas peristiwa yang terjadi pada ajang One Run Jogja 10K, Senin (04/05/2026).

 

Insiden yang terekam kamera warga tersebut terjadi di Jalan Mataram pada Minggu (03/05) pagi, tepatnya di area pengambilan air minum (water station). Kejadian bermula saat seorang pria berinisial ED, diduga terlibat cekcok dengan pasangannya di pinggir jalan. Situasi memanas hingga pelaku melayangkan pukulan kepada salah satu peserta lari.

 

Berdasarkan keterangan Iptu Dani HS, korban berinisial YG (21) dipukul secara tiba-tiba saat sedang berhenti sejenak untuk mengambil air minum. Akibat kejadian pukul 06.30 WIB tersebut, korban mengalami rasa sakit dan nyeri pada bagian kepala, leher, serta pundak.

 

"Meskipun mengalami luka dan harus mendapatkan kompres dari tim medis, saudara YG tetap menunjukkan sportivitas luar biasa dengan melanjutkan lomba lari hingga mencapai garis finish," ungkap Iptu Dani.

 

Setelah pihak kepolisian melalui Sat Reskrim melakukan penyelidikan dan menerima aduan korban, pelaku akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara resmi. Dalam pernyataannya di Polresta Yogyakarta, ED mengakui kesalahannya dan menyesali kegaduhan yang telah ia timbulkan.

 

"Saya meminta maaf sebesar-besarnya kepada korban, seluruh peserta pelari Jogja 10K, dan masyarakat Yogyakarta. Saya berjanji tidak akan mengulangi tindakan tersebut," tutur Edo.

 

Pihak panitia penyelenggara Jogja 10K turut menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami peserta dan memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polresta Yogyakarta serta Dinas Perhubungan yang sigap mengamankan lokasi saat kejadian berlangsung.

 

Menutup rangkaian mediasi, Iptu Dani HS mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu menjaga emosi dan ketertiban umum, terutama saat ada kegiatan publik yang melibatkan massa banyak.

 

"Yogyakarta adalah kota yang ramah. Kami berharap kejadian serupa tidak terulang kembali dan mengimbau warga untuk tetap menjunjung tinggi etika serta keamanan demi kenyamanan bersama di ruang publik," pungkas Kasihumas. (Humas Polresta Yogyakarta)

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Banner Home

Latest News

Layanan Aduan

Polresta Yogyakarta 
(0274-543920)  
Polsek Gondomanan  
(0274-375376) 
Polsek Wirobrajan 
(0274-374832)
Polsek Pakualaman 
(0274-513178)
Polsek Kotagede 
(0274-374577)
Polsek Umbulharjo 
(0274-373916)
Polsek Gedongtengen 
(0274-512696)
Polsek Kraton 
(0274-373793)
Polsek Jetis 
(0274-513136)
Polsek Tegalrejo 
(0274-513877)
Polsek Ngampilan 
(0274-512185)
Polsek Gondokusuman 
(0274-513125)
Polsek Mantrijeron 
(0274-374167)
Polsek Mergangsan 
(0274-375138)
Polsek Danurejan 
(0274-589609) 
 
Back to Top