Miras itu Biangnya Kejahartan, Laporka Polres jika ada yang menjual!!

          
       Jogja - (3 /11/ 2015) Perbincangan hangat mengenai Kasus Kriminal terkini antara Kasat Reskrim Kompol Heru Muslimin, SIK dengan pemandu dialog Pak bambang di radio RRI Pro 1 Yogyakarta. Maraknya kejahatan di sekitar kita, perlu disikapi secara rasional terutama penipuan. TIPSANI, tipu sana tipu sini sudah menjadi makanan sehari - hari sang Penipu. Beberapa yang sudah piawai dan mahir baik melalui komunikasi langsung bahkan menggunakan fasilitas tekhnologi/ internet. Dengan internet pelaku dapat menjaring korban dengan jumlah yang cukup besar, selain sebagian orang yang gagap teknologi dan yang masih berstatus anak-anak.

               Dialog Interaktif ini dilakukan secara rutin Polresta Yogyakarta bersama Radio RRI Pro1 91,1 FM setiap hari kamis pukul 08.00 WIB dalam acara DIMENSI ( dialog menjelang siang )

               Beberapa pokok pembahasan terkait Miras menjadi topik yang cukup laris pada perbincangan hari ini. Beberapa dari pendengar memberikan apresiasi atas kinerja polres dalam kurun waktu belakangan ini. Tak menutup kemungkinan beberapa pertanyaan terkait kebenaran dan anekdot yang beredar di masyarakat. Seperti pedagang miras kok ga jera-jera diciduk, trus informasi penggrebekan miras kok bisa bocor dan barang bukti miras setelah razia dikemanakan dan beredarnya info isinya diganti dengan air putih. Hal ini sangat menarik sekali karena kepedulian akan pemberantasan miras akan terus ada. Selaku Kasat Reskrim, beliau akan mencari, turun langsung ke lapangan dan menindak langsung para penjual miras. Hal ini mengantisipasi info yang bocor saat akan razia. Dan hasil BB miras setelah diamankan kemudian didata langsung dan diserahkan ke pengadilan untuk dihadirkan dipersidangan.

                 Kasat Reskrim juga menegaskan bahwa Polresta Yogyakarta terus bertekad tak akan pernah bosan untuk menghimbau, membina bahkan menindak secara terus menerus kepada penjual dan pemakai barang haram ini. Dan sangat diharapkan partisipasi masyarakat melalui laporan baik sms, pengaduan online ataupun datang langung ke Polresta (HP)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel