Suasana penuh kedamaian
menyelimuti Gereja Kasih Kristus di dalam Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA
Yogyakarta, Jalan Tamansiswa No. 06A, Kamis (25/12/2025) pagi. Puluhan warga
binaan bersama pegawai rutan melaksanakan kegiatan Misa Natal dengan penuh
khidmat.
Ibadah kali ini dipimpin
oleh Pdt. Romo Yohanes Agus Setioyono, S.J., dari Gereja Kotabaru Yogyakarta
dengan mengusung tema "Allah Hadir Menyelamatkan Keluarga". Kegiatan
ini berada di bawah tanggung jawab langsung Kepala Rutan Kelas IIA Yogyakarta, Bapak
Aramichi Renggalih, A.Md.IP., S.H., M.H.
Guna memastikan jalannya
ibadah berlangsung aman dan tertib, Kapolsek Pakualaman, AKP Margono, S.H.,
M.A.P., menerjunkan personelnya untuk melakukan pengamanan di lokasi kegiatan.
Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan Kemenag Kota Yogyakarta,
Bhabinkamtibmas Kelurahan Gunungketur, Danramil Pakualaman, serta perwakilan
Jaga Warga.
Perayaan ini merupakan
agenda tahunan yang mempertemukan narapidana, keluarga, dan pegawai Rutan dalam
semangat kebersamaan Natal. Selain sebagai pemenuhan hak beribadah, kegiatan
ini menjadi bagian dari pembinaan kerohanian bagi para warga binaan.
Pemberian kesempatan
merayakan Natal tahun 2025 bagi para narapidana dan anak binaan ini diharapkan
mampu memberikan dampak positif. Suasana kekeluargaan dan siraman rohani yang
diberikan bertujuan untuk memotivasi warga binaan agar terus memperbaiki diri
dan berperilaku lebih baik selama menjalani masa pembinaan.
Kapolsek Pakualaman, AKP
Margono, S.H., M.A.P., menyampaikan bahwa pengamanan yang dilakukan Kepolisian
di Rutan bertujuan agar seluruh rangkaian ibadah berjalan tanpa gangguan.
"Kehadiran personel
kami di sini adalah untuk memberikan rasa aman kepada para jemaat dan pihak
Rutan dalam menjalankan ibadah Natal. Kami bersyukur seluruh rangkaian Misa
pagi ini berjalan lancar. Harapannya, melalui pembinaan kerohanian seperti ini,
warga binaan mendapatkan bekal mental yang kuat untuk kembali ke masyarakat
dengan pribadi yang lebih positif," jelas AKP Margono. (Humas Polsek
Pakualaman)


No comments:
Write comment