Polresta Yogyakarta
menggelar Jumpa Pers Akhir Tahun 2025 pada Senin, 22 Desember 2025, bertempat
di Aula Lantai 3 Mapolresta Yogyakarta. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai
bentuk keterbukaan informasi kepada publik terkait pelaksanaan tugas dan hasil
kinerja Polresta Yogyakarta sepanjang tahun 2025.
Jumpa pers dipimpin langsung
oleh Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Eva Guna Pandia, S.I.K., M.M., M.H.
didampingi para pejabat utama Polresta Yogyakarta, serta dihadiri insan media
cetak, elektronik, dan online yang bertugas di wilayah Kota Yogyakarta.
Dalam paparannya, Kapolresta
Yogyakarta menyampaikan berbagai capaian kinerja selama tahun 2025, meliputi
bidang pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum,
pelayanan publik, serta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu
lintas (kamseltibcarlantas). Data dan grafik ditampilkan untuk memberikan
gambaran situasi kamtibmas di wilayah hukum Polresta Yogyakarta selama satu
tahun terakhir.
Sepanjang tahun 2025,
Polresta Yogyakarta telah melaksanakan sejumlah operasi kepolisian, antara lain
Operasi Keselamatan Progo, Operasi Ketupat, Operasi Pekat, Operasi Narkoba,
Operasi Patuh, Operasi Curanmor, Operasi Mantap Praja, Operasi Aman Nusa I,
Operasi Curas, Operasi Zebra, Operasi Curat, serta Operasi Lilin yang saat ini
sedang berjalan.
Pada upaya pencegahan,
Polresta Yogyakarta melaksanakan berbagai kegiatan seperti imbauan kamtibmas
melalui media sosial, kegiatan Dikyasa, peran aktif Bhabinkamtibmas, Jumat
Curhat, URC Presisi, serta pendirian pos kejahatan. Selain itu, dialog
interaktif di radio dilakukan sebanyak 50 kali, patroli roda dua dan empat
sebanyak 39.393 kali, kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) sebanyak 1.800
kali, serta pengamanan kegiatan masyarakat sebanyak 253 kali.
Kapolresta juga memaparkan
perbandingan data gangguan kamtibmas tahun 2024 dan 2025. Pada tahun 2024
tercatat 632 laporan, sedangkan tahun 2025 sebanyak 622 laporan. Penyelesaian
perkara pada tahun 2024 mencapai 514 kasus dan pada tahun 2025 sebanyak 452
kasus, dengan tingkat penyelesaian perkara menurun dari 81,33 persen menjadi
72,67 persen. Empat kasus terbanyak sepanjang 2025 yakni narkoba sebanyak 124
kasus, penganiayaan 57 kasus, pencurian 53 kasus, dan penipuan 69 kasus.
Di bidang lalu lintas,
pelanggaran pada tahun 2024 tercatat 12.352 pelanggaran, sementara tahun 2025
turun menjadi 6.548 pelanggaran. Teguran pelanggaran lalulintas juga mengalami
penurunan dari 34.428 teguran pada tahun 2024 menjadi 19.494 teguran pada tahun
2025. Penindakan knalpot tidak sesuai spesifikasi mengalami penurunan dari 2.316
kasus pada tahun 2024 menjadi 1.134 kasus pada tahun 2025.
Data kecelakaan lalu lintas
juga menunjukkan penurunan, dari 828 kejadian pada tahun 2024 menjadi 607
kejadian pada tahun 2025. Jumlah korban meninggal dunia turun dari 33 orang
menjadi 25 orang. Korban luka berat pada kedua tahun masing-masing tercatat dua
orang, sedangkan korban luka ringan turun dari 959 orang pada tahun 2024
menjadi 873 orang pada tahun 2025.
Pada pengungkapan kasus
narkoba, tahun 2024 tercatat 135 laporan dengan 125 kasus berhasil
diselesaikan, sedangkan tahun 2025 terdapat 124 laporan dan 121 kasus berhasil
diselesaikan. Selama tahun 2025, Polresta Yogyakarta juga telah memberikan
reward sebanyak 96 kali dan punishment sebanyak 31 kali.
Selain capaian kinerja,
Polresta Yogyakarta juga menghadirkan sejumlah inovasi dan terobosan kreatif.
Bag SDM menghadirkan program Polresta Berbagi dan Rabu Beriman, Bag Ops dengan
pos kejahatan jalanan, Satlantas dengan SIM MAMI, Simon Palace, dan layanan di
SPKT MPP, Si TIK dengan radio komunikasi Zello, Sipropam dengan program Ban
Insyaf dan Helm Tobat, Sat Tahti dengan Ikrar Tobat dan Mars Tahanan, serta
Sidokkes dengan program SIKUAT.
Dalam kesempatan tersebut,
Kapolresta Yogyakarta juga memaparkan rencana pengamanan Natal 2025 dan Tahun
Baru 2026 melalui Operasi Terpusat Lilin Progo yang dilaksanakan mulai 20
Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Operasi ini melibatkan 670 personel
gabungan dari unsur Polri, TNI, serta instansi terkait. Sebanyak 545 personel
disiapkan khusus untuk pengamanan gereja dan 407 personel untuk pengamanan zona
perayaan Tahun Baru.
Polresta Yogyakarta
menyiapkan tiga Pos Pengamanan dan satu Pos Terpadu, yakni Pos Terpadu Teteg Malioboro,
serta Pos Pam Tugu Yogyakrta, Titik Nol Kilometer, dan Gembira Loka. Di kawasan
Malioboro, diterapkan rekayasa lalu lintas dengan pemasangan pagar barikade
sepanjang 1,3 kilometer hingga titik Nol Km, penerapan Car Free Night pada
malam pergantian tahun, penutupan akses sirip Malioboro, serta penyiapan tim
siaga ambulans dan pemadam kebakaran di titik-titik strategis.
Kapolresta Yogyakarta
mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban,
meningkatkan kewaspadaan, serta mematuhi peraturan lalu lintas selama masa
libur Natal dan Tahun Baru. Masyarakat juga diharapkan segera melapor kepada Polisi
terdekat atau Call Centre 110 apabila
menemukan potensi gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan Jumpa Pers
Akhir Tahun 2025 ini, Polresta Yogyakarta berharap sinergi dengan insan media
terus terjalin dengan baik dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang,
dan edukatif kepada masyarakat. (Humas Polresta Yoyakarta)


No comments:
Write comment