Wali Kota Yogyakarta, Hasto
Wardoyo, bersama Wakil Wali Kota Wawan Harmawan, Wakapolresta Yogyakarta, AKBP
Robertus Kokok S., S.H., M.H., termasuk Dandim melakukan inspeksi langsung ke
sejumlah Pos Terpadu Pelayanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Selasa
malam (30/12/2025). Peninjauan ini menyasar titik-titik dengan tingkat
mobilitas tinggi guna memastikan seluruh sarana siap melayani masyarakat.
Rute pemantauan mencakup
area strategis mulai dari Pos Gembira Loka, Pos Titik Nol Kilometer, Pos
Kepatihan, Pos Teteg, hingga Pos Tugu Jogja. Berdasarkan hasil pengecekan di
lapangan, Hasto Wardoyo menyatakan bahwa seluruh pos telah dalam kondisi siap, baik
dari segi kesiagaan personel maupun kelengkapan fasilitas pendukung.
"Hasil pantauan
menunjukkan seluruh pos sudah siap memberikan pelayanan maksimal. Sarana
prasarana sudah memadai dan petugas siaga di pos masing-masing," ujar
Hasto.
Dalam tinjauan di kawasan
Malioboro, Wali Kota memberikan apresiasi terhadap kecepatan penanganan kendala
di lapangan. Salah satu yang menonjol adalah sistem penanganan anak terpisah
dari orang tua. Berkat koordinasi yang solid antara petugas dan relawan, waktu
respons (response time) yang dibutuhkan untuk mempertemukan kembali keluarga
tercatat kurang dari 15 menit.
Selain aspek keamanan, sisi
kesehatan dan kenyamanan wisatawan juga menjadi perhatian utama. Hasto mengecek
langsung keberadaan alat kesehatan seperti alat pacu jantung dan tensimeter
yang dipastikan berfungsi normal. Fasilitas tambahan seperti ruang laktasi,
tempat bermain anak, hingga layanan penitipan tas khusus backpacker juga
tersedia untuk memanjakan pengunjung.
Manfaat fasilitas ini
dirasakan langsung oleh Irgy, wisatawan asal Garut. "Layanan penitipan tas
ini sangat membantu bagi kami para backpacker. Kami bisa menikmati suasana
Malioboro dengan lebih leluasa tanpa harus membawa beban berat. Petugasnya
ramah dan lokasinya strategis," ungkapnya.
Sementara itu, Wakapolresta
Yogyakarta AKBP Robertus Kokok S., S.H., M.H., menjelaskan bahwa sistem
pengamanan dilakukan secara terintegrasi dengan melibatkan berbagai unsur
lintas instansi. Hingga saat ini, laporan mengenai tindak kriminalitas seperti
kecopetan di area wisata utama masih terpantau nihil, yang menunjukkan
efektivitas penjagaan di lapangan.
Beliau juga menghimbau
kepada masyarakat dan wisatawan agar tetap mengikuti arahan petugas di lapangan
demi kelancaran arus lalu lintas dan ketertiban bersama. "Partisipasi
aktif pengunjung dalam menjaga barang bawaan dan mengikuti aturan sangat
menunjang terciptanya suasana liburan yang aman di Yogyakarta," tutupnya.
(Humas Polresta Yogyakarta)


No comments:
Write comment