Menjelang perayaan tahun
baru, lonjakan kunjungan wisatawan di objek wisata Tamansari Kraton meningkat
secara signifikan. Tercatat, hampir setiap hari jumlah pengunjung menyentuh
angka 5.000 orang. Mengantisipasi hal tersebut, jajaran Polsek Kraton turun
langsung memberikan imbauan kepada para juru parkir (jukir) pada Senin pagi
(29/12/2025).
Kanit Samapta Polsek Kraton,
Iptu Paulus Suryadi, didampingi Panit Lantas Aiptu Sundoyo serta Aiptu Agus,
memberikan arahan humanis kepada para pengelola parkir di sekitar kawasan
wisata. Langkah ini diambil guna memastikan penataan kendaraan dilakukan secara
rapi dan tidak memakan badan jalan yang dapat memicu penumpukan arus lalu
lintas.
Mengingat akses keluar-masuk
wilayah Kraton yang terbatas pada beberapa ruas jalan saja, penempatan mobil
terutama di pinggir jalan harus dilakukan secara efektif. Penataan parkir yang
tidak tepat dikhawatirkan akan menghambat mobilitas warga dan wisatawan lainnya
di sekitar kawasan cagar budaya tersebut.
Selain mengatur kelancaran
arus, kehadiran personel Polri di titik-titik parkir juga bertujuan untuk
memberikan rasa aman kepada wisatawan dari potensi tindak kriminalitas seperti
pencopetan maupun gangguan Kamtibmas lainnya.
Kanit Samapta Iptu Paulus
Suryadi mengatakan bahwa koordinasi dengan juru parkir menjadi kunci utama
dalam menjaga kelancaran lalu lintas di tengah tingginya volume kendaraan yang
masuk ke wilayah Kraton.
"Kami mengajak para
juru parkir untuk lebih cermat dalam mengatur posisi kendaraan agar tidak menghalangi
pengendara lain atau menutup arus jalan. Mengingat jumlah pengunjung mencapai
5.000 orang per hari, penataan yang rapi sangat membantu mencegah kemacetan
panjang. Kami juga hadir untuk memastikan barang bawaan wisatawan tetap aman
selama mereka menikmati liburan di Tamansari," ujar Iptu Paulus Suryadi.
Hingga siang hari, situasi
arus lalu lintas di kawasan wisata Tamansari terpantau ramai namun tetap
terkendali berkat kerja sama yang baik antara petugas kepolisian dan para juru
parkir setempat. (Humas Polsek Kraton)


No comments:
Write comment