Ribuan umat muslim memadati
Halaman Masjid Gede Kauman, Kota Yogyakarta, untuk melaksanakan Sholat Idulfitri
1 Syawal 1447 H, Jumat pagi (20/03/2026). Pengamanan jalannya ibadah dipimpin
langsung oleh Kapolsek Gondomanan, AKP Basungkawa, guna menjamin kekhusyukan
dan ketertiban jemaah di jantung Kota Yogyakarta.
Pelaksanaan Sholat Idulfitri
ini didasari oleh Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang menetapkan 1 Syawal
1447 H jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026, setelah para jemaah menuntaskan
ibadah puasa Ramadan selama 30 hari.
Untuk mengantisipasi
membeludaknya jamaah, Polsek Gondomanan menerapkan skema pengamanan terbuka dan
tertutup. Personel ditempatkan di titik-titik strategis untuk melakukan
pengawasan serta pengaturan arus lalu lintas di sekitar area Kauman.
Akses jalan di depan Masjid
Gede Kauman ditutup sementara selama prosesi ibadah berlangsung. Hal ini
dilakukan untuk memberikan ruang bagi jemaah serta memastikan keamanan lokasi
parkir dan area kegiatan. Dalam pelaksanaannya, Polri bersinergi dengan unsur
pengamanan swakarsa seperti Kokam dan petugas keamanan dalam (Pamdal) Masjid
Gede Kauman.
Bertindak sebagai Imam
sekaligus Khatib dalam Sholat Idulfitri kali ini adalah Ustadz M. Izzul
Muslimin, S.I.P. Dalam khutbahnya, beliau menekankan bahwa Idulfitri merupakan
momentum kemenangan sekaligus refleksi mendalam setelah ditinggalkan bulan suci
Ramadan.
Khatib mengajak jamaah untuk
membawa semangat Ramadan seperti kejujuran, kedermawanan, dan kesabaran keluar
dari masjid dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Berdasarkan semangat
tajdid, jemaah dihimbau untuk tetap istiqomah dalam menjalankan ibadah vertikal
maupun horizontal meskipun bulan Ramadan telah berakhir.
"Amal yang paling
dicintai oleh Allah adalah yang dilakukan secara terus-menerus, walaupun
sedikit. Mari kita jadikan momen Idulfitri untuk saling memaafkan dan tetap
menghidupkan amal kebaikan yang telah ditempa selama Ramadan," pesan
Ustadz M. Izzul Muslimin dalam khutbahnya.
Kapolsek Gondomanan, AKP
Basungkawa, menyatakan bahwa meskipun terdapat perbedaan waktu pelaksanaan
Idulfitri di tengah masyarakat, situasi di wilayah Gondomanan tetap terjaga dan
penuh rasa persaudaraan.
"Kami fokus pada
pelayanan agar jamaah dapat beribadah dengan tenang. Pengaturan parkir dan
penutupan jalur sementara terbukti efektif mengurai kepadatan. Secara
keseluruhan, rangkaian ibadah di Masjid Gede Kauman berlangsung aman, tertib,
dan kondusif," ujar AKP Basungkawa.
Hingga jamaah membubarkan
diri sekitar pukul 08.30 WIB, situasi keamanan di kawasan Nol Kilometer hingga
Kauman terpantau terkendali. Arus lalu lintas yang sempat dialihkan kini telah
dibuka kembali secara normal. (Humas Polsek Gondomanan)


No comments:
Write comment