Menjelang peringatan hari jadi Sri Sultan Hamengku Buwono
X, jajaran Kepolisian Sektor Kraton dan Gondomanan menghadiri Rapat Koordinasi
(Rakor) persiapan acara Mangayubagyo Yuswo Dalem di Ruang Rapat Kawedanan
Panitikismo Pracimosono, Kraton Yogyakarta, Senin (30/3/2026).
Rapat yang dipimpin oleh GKR Candrakirana ini membahas
teknis pelaksanaan pawai budaya besar-besaran yang akan diikuti oleh 438
Kelurahan dari seluruh DIY pada Kamis, 2 April 2026 mendatang. Setiap kelurahan
akan mengirimkan 30 perwakilan dengan membawa hasil bumi sebagai wujud syukur.
Rencana Pergerakan Massa dan Rute Pawai
Pawai akan dimulai serentak pukul 07.00 WIB dari tiga
titik start utama menuju Bangsal Pagelaran:
1. Titik Nol Kilometer / Monumen SO 1 Maret: Menjadi
lokasi start bagi ribuan peserta dari Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, dan
Kabupaten Gunungkidul.
2. Jalan Panembahan Senopati (Kantor Pos Besar): Titik
kumpul bagi peserta dari Kabupaten Bantul.
3. Jalan KH Ahmad Dahlan (Museum Sonobudoyo): Titik awal
bagi peserta dari Kabupaten Kulon Progo.
Seluruh peserta diwajibkan mengenakan busana adat Jawa
Gagrak Yogyakarta (Peranakan bagi putra dan Kebaya bagi putri) atau Batik
Nasional gaya Yogyakarta. Mengingat jumlah peserta yang mencapai belasan ribu
orang, pengaturan arus lalu lintas dan pengamanan jalur menjadi fokus utama
dalam rakor tersebut.
Kesiapan Pengamanan Kewilayahan
Kapolsek Kraton AKP Denis Efendi, S.H. menyampaikan bahwa
Kapolisian telah memetakan sejumlah titik rawan kepadatan di sekitar area
Alun-alun Utara dan Jalan Pangurakan.
"Mengingat estimasi massa yang sangat besar dan
keterlibatan ratusan unit kelurahan, kami akan menempatkan personel di setiap
persimpangan krusial. Fokus kami adalah memastikan alur pawai berjalan sesuai
rundown tanpa mengganggu mobilitas logistik masyarakat lainnya," ungkap
AKP Denis Efendi.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara kepolisian, TNI,
Instansi terkait dan Protokol Kraton akan dioptimalkan, terutama saat ekor
barisan mulai memasuki kawasan Bangsal Pagelaran. Langkah ini diambil guna
menjaga keteraturan sosial serta memberikan ruang bagi wisatawan untuk tetap
dapat menyaksikan prosesi dengan aman.
Peringatan Yuswo Dalem tahun 2026 ini mengusung tema
"Mulat Sarira Jumangkah Jantraning Laku", yang menekankan pada
penguatan nilai-nilai keistimewaan, budaya, dan keselarasan kinerja
pemerintahan desa dalam pelayanan masyarakat di Yogyakarta. (Humas Polsek
Kraton)


No comments:
Write comment