Kapolsek Mantrijeron, AKP
Mujiyanto, S.Sos., menghadiri sekaligus memimpin langsung pengamanan kegiatan
Grand Opening Pasar Kangen Yogyakarta Syawalan 2026 yang bertempat di kawasan
heritage Lodji Paris, Jalan Parangtritis No. 132, Mantrijeron, Jumat sore
(27/03/2026). Pengamanan ini dilakukan guna menjamin kenyamanan pengunjung
serta kelancaran arus lalu lintas di jalur utama menuju lokasi acara.
Kegiatan tersebut dihadiri
oleh sejumlah tokoh, di antaranya Ketua DPRD Kota Yogyakarta FX. Wisnu Sabdono
Putro, Wakil Walikota Yogyakarta Wawan Hermawan, S.E., M.M., Anggota DPRD Kota
Yogyakarta Sigit Nurcahyo, serta jajaran Forkopimtren Mantrijeron.
Pasar Kangen edisi Syawalan
2026 yang digelar mulai 23 Maret hingga 5 April 2026 ini menghadirkan
sedikitnya 68 stan yang menawarkan jajanan tradisional, barang antik, hingga
produk kerajinan. Wakil Walikota Yogyakarta, Wawan Hermawan, memberikan
apresiasi atas konsep one stop shopping yang dihadirkan di Lodji Paris.
"Event ini mampu
menjadi ruang promosi sekaligus penggerak ekonomi bagi pelaku UMKM. Kami
mengajak masyarakat untuk meramaikan kegiatan ini sekaligus tetap menjaga
kebersihan lingkungan selama acara berlangsung," ujar Wawan Hermawan saat
memberikan sambutan.
Mengingat lokasi Lodji Paris
berada di ruas jalan yang cukup padat, Polsek Mantrijeron mengerahkan personel
untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas dan membantu penyeberangan
pengunjung. Petugas juga melakukan pemantauan intensif di area parkir kendaraan
guna mengantisipasi kepadatan serta mencegah terjadinya gangguan kamtibmas.
Berdasarkan pantauan di
lapangan, ratusan pengunjung mulai memadati area pasar sejak sore hari.
Pengunjung tidak hanya berasal dari warga lokal, namun juga wisatawan yang
mengetahui event ini melalui media sosial. Suasana klasik dengan pedagang yang
mengenakan busana tradisional Jawa menjadi daya tarik tersendiri bagi
masyarakat yang ingin bernostalgia.
Kapolsek Mantrijeron, AKP
Mujiyanto, menyampaikan bahwa pengamanan ketat diberlakukan mengingat Pasar
Kangen merupakan magnet besar bagi kerumunan massa, terutama di masa libur
Lebaran.
"Fokus utama kami
adalah kelancaran arus di Jalan Parangtritis agar aktivitas masyarakat umum
tidak terganggu oleh antrean kendaraan yang menuju lokasi. Kami juga
menempatkan personel di titik-titik parkir dan area stan untuk memastikan
situasi tetap kondusif. Hingga sore ini, tercatat lebih dari tiga ribu
pengunjung telah hadir, dan kami akan terus menyiagakan personel hingga
penutupan acara setiap harinya guna memberikan rasa aman bagi wisatawan,"
ungkap AKP Mujiyanto.
Pengelola Lodji Paris, Erie
Prakoso, menyatakan bahwa pemilihan lokasi di Mantrijeron merupakan upaya untuk
membuka ruang ekonomi baru di wilayah selatan Yogyakarta. Para pedagang,
seperti pemilik stan Leker Jadul yang telah melegenda sejak 1957, mengaku antusias
dengan lokasi baru ini dan berharap event ini mampu mendongkrak penjualan
produk-produk kuliner tradisional Yogyakarta.
Kegiatan pembukaan
berlangsung dengan tertib dan lancar. Polsek Mantrijeron menghimbau kepada
pengunjung untuk selalu memperhatikan keamanan barang bawaan serta memarkirkan
kendaraan di tempat-tempat resmi yang telah disediakan oleh panitia. (Humas
Polsek Mantrijeron)


No comments:
Write comment