Kapolsek Gondomanan, AKP Basungkawa, S.H., M.H., memimpin
langsung kegiatan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) menyusul peristiwa ledakan
instalasi saluran limbah (bio-filter) di Area Kuliner Lantai Dasar (Area
Payung) Teras Malioboro 1, Senin pagi (30/03/2026). Insiden yang terjadi sekira
pukul 07.20 WIB tersebut mengakibatkan tiga orang mengalami luka bakar dan
kerusakan material pada lantai konblok.
Ledakan bersumber dari satu sistem drainase yang terdiri
dari empat lubang saluran pembuangan yang meledak secara bersamaan.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, Suhartini
(pedagang), peristiwa bermula saat para pedagang sedang bersiap membuka warung.
Tiba-tiba terdengar suara ledakan keras dari arah lantai depan yang menyebabkan
konblok lantai terangkat dan hancur. Paparan gas panas dari lubang tersebut
mengenai warga yang berada di sekitar lokasi.
Adapun ketiga korban yang mengalami luka bakar adalah H.
R. Zainal Alim, mengalami luka bakar pada bagian lengan. Mukhsinatul Ishaqiya,
mengalami luka bakar pada wajah sebelah kiri dan kaki kanan. Dan Oval (15),
mengalami luka bakar pada bagian leher.
Saksi kedua, Hanif Setiawan (security), segera melaporkan
kejadian ke Polsek Gondomanan dan melakukan koordinasi dengan PSC Kota
Yogyakarta untuk bantuan medis. Seluruh korban telah dievakuasi ke RSUP Dr.
Sardjito pada pukul 07.45 WIB guna penanganan intensif.
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa ledakan
diduga kuat dipicu oleh akumulasi gas metana pada saluran limbah yang
tersumbat. Penyumbatan tersebut memicu fermentasi limbah organik dalam ruang
tertutup tanpa ventilasi yang memadai. Tekanan tinggi yang dihasilkan akhirnya
memicu ledakan fisik pada penutup saluran.
Pihak kepolisian menekankan bahwa pemeriksaan dan
perbaikan menyeluruh terhadap sistem drainase di kawasan Teras Malioboro 1
bersifat mendesak guna mencegah kejadian serupa yang dapat menurunkan
kepercayaan publik terhadap aspek keselamatan kawasan wisata.
Kapolsek Gondomanan, AKP Basungkawa, menyatakan bahwa
pihaknya fokus pada pengamanan lokasi dan memastikan para korban mendapatkan
perawatan terbaik.
"Kami telah melakukan olah TKP awal dan
berkoordinasi dengan pengelola Teras Malioboro 1. Saat ini, fokus kami adalah
memantau kondisi para korban di RSUP Dr. Sardjito. Kami mengimbau pengelola
untuk segera melakukan pembersihan dan pengurasan instalasi bio-filter secara
menyeluruh serta menambah sistem ventilasi pada saluran limbah untuk membuang
tekanan gas. Hal ini penting agar aktivitas ekonomi di Teras Malioboro 1 dapat
kembali berjalan dengan standar keamanan yang terjamin," ujar AKP
Basungkawa.
Sebagai langkah antisipasi, kepolisian meminta pihak
terkait untuk memberikan klarifikasi resmi kepada publik guna mencegah simpang
siur informasi. Area ledakan saat ini telah dipasangi garis polisi untuk
kepentingan penyelidikan lebih lanjut, sementara pembersihan instalasi
dilakukan secara bertahap oleh tim teknis pengelola kawasan. (Humas Polsek
Gondomanan)


No comments:
Write comment