Ribuan umat Muslim memadati
Lapangan Minggiran, Kemantren Mantrijeron, untuk menunaikan ibadah Sholat
Idulfitri 1 Syawal 1447 H, Jumat pagi (20/03/2026). Pengamanan jalannya ibadah
dipimpin oleh Ipda Mateius Pirierra Monterro guna menjamin ketertiban dan
kenyamanan warga selama berlangsungnya prosesi hari kemenangan.
Kegiatan ibadah di ruang
terbuka ini menjadi salah satu titik konsentrasi massa terbesar di wilayah
Mantrijeron, sehingga memerlukan penanganan arus lalu lintas yang intensif di
sekitar lokasi.
Personel Polsek Mantrijeron
dikerahkan sejak pukul 06.00 WIB untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas di
akses jalan menuju Lapangan Minggiran. Petugas melakukan rekayasa terbatas guna
mencegah terjadinya penumpukan kendaraan jemaah yang datang secara bersamaan.
Selain pengaturan jalan,
pengamanan juga difokuskan pada pengawasan tempat parkir kendaraan bermotor
milik jemaah. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi tindak
kriminalitas seperti pencurian kendaraan bermotor (curanmor) serta memastikan
penataan parkir tidak mengganggu akses keluar-masuk ambulans atau kendaraan
darurat lainnya.
Bertindak sebagai Imam
sekaligus Khatib dalam Sholat Idulfitri kali ini adalah DR. H. Muksin Haryanto,
M.Ag. Dalam khutbahnya, beliau menyampaikan pesan-pesan spiritual mengenai
makna kembali ke fitrah setelah satu bulan penuh menunaikan ibadah puasa
Ramadan.
Jemaah diajak untuk menjaga
konsistensi nilai-nilai kebaikan dan kesalihan sosial yang telah dilatih selama
bulan suci. Khutbah berlangsung dengan khidmat di tengah suasana lapangan yang
tertib, di mana jemaah tampak menyimak setiap untaian nasihat yang disampaikan
sebelum akhirnya menutup rangkaian ibadah dengan doa bersama.
Ipda Mateius Pirierra Monterro
menyampaikan bahwa seluruh rangkaian pengamanan mulai dari kedatangan jemaah
hingga kepulangan berlangsung dengan lancar. Kehadiran personel di lapangan
terbukti efektif dalam menjaga ketenangan masyarakat yang sedang beribadah.
"Fokus kami adalah
memberikan rasa aman bagi ribuan jemaah di Lapangan Minggiran. Pengaturan lalu
lintas dan pengawasan parkir menjadi prioritas agar tidak ada gangguan teknis
yang menghambat kekhusyukan ibadah. Hingga jemaah membubarkan diri, situasi
terpantau aman dan kondusif," jelas Ipda Mateius. (Humas Polsek
Mantrijeron)


No comments:
Write comment