Personel Polsek Mantrijeron
dipimpin oleh Kapolsek Mujiyanto, S.Sos., bersama tim Identifikasi dan Samapta
Polresta Yogyakarta mendatangi lokasi penemuan jenazah seorang anak yang diduga
meninggal dunia akibat tenggelam, Selasa sore (24/03/2026). Peristiwa tersebut
terjadi di selokan Tanjung Kiri, wilayah Gedongkiwo, Mantrijeron, Kota
Yogyakarta.
Korban diketahui bernama
Dizul Fauzan Adzima (7), warga Pakuncen, Wirobrajan, yang saat kejadian tengah
mengikuti acara keluarga di lokasi tersebut.
Peristiwa bermula sekitar
pukul 12.30 WIB saat korban bersama orang tuanya menghadiri acara syawalan
keluarga di rumah salah satu kerabat. Di sela kegiatan, korban bermain bersama
beberapa anak lainnya di sekitar selokan Tanjung Kiri.
Berdasarkan keterangan
warga, sekitar pukul 14.00 WIB korban masih terlihat bermain di tepi selokan. Warga
setempat sempat mengingatkan agar anak-anak tidak bermain di area tersebut
karena berbahaya, namun imbauan tersebut tidak diindahkan. Sekitar pukul 14.30
WIB, korban sudah tidak terlihat dan warga bersama keluarga langsung melakukan
pencarian.
Korban baru ditemukan
sekitar pukul 17.00 WIB saat salah satu saksi menguras talud selokan. Korban
ditemukan dalam kondisi tenggelam, kemudian segera dievakuasi dan dibawa ke
Klinik Kesehatan Gading Mantrijeron untuk mendapatkan penanganan medis.
Setibanya di IGD sekitar
pukul 17.20 WIB, tim medis melakukan pemeriksaan, namun korban dinyatakan telah
meninggal dunia. Selanjutnya, jenazah dibawa pihak keluarga ke RS PKU
Muhammadiyah Kota Yogyakarta untuk proses pemulasaraan.
Kapolsek Mantrijeron AKP
Mujiyanto menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan olah TKP serta
meminta keterangan sejumlah saksi guna memastikan penyebab kejadian.
"Berdasarkan hasil
pemeriksaan awal, kejadian ini diduga murni kecelakaan akibat terpeleset saat
bermain di tepi selokan. Kami mengimbau kepada para orang tua agar meningkatkan
pengawasan terhadap anak-anak, terutama di lingkungan yang memiliki potensi
bahaya seperti saluran air," jelas AKP Mujiyanto.
Kepolisian juga mengingatkan
masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di lingkungan pemukiman yang
berdekatan dengan saluran air serta memberikan edukasi kepada anak-anak agar tidak
bermain di lokasi berisiko. (Humas Polsek Mantrijeron)


No comments:
Write comment