Guna memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif pasca
berakhirnya libur Hari Raya Idulfitri 1447 H, Polsek Danurejan Polresta
Yogyakarta melaksanakan pemantauan intensif terhadap arus balik penumpang di
Stasiun Lempuyangan, Minggu (29/03/2026). Kegiatan ini menyasar area publik
stasiun guna mengantisipasi kepadatan mobilitas masyarakat yang masih terpantau
tinggi.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Panit Samapta Polsek
Danurejan, Aiptu Arseno Pereira, dengan menyambangi langsung titik-titik
keberangkatan dan kedatangan penumpang seiring berakhirnya masa kebijakan Work
From Anywhere (WFA) dan imbauan pemecahan arus balik dari pemerintah.
Berdasarkan data dari KAI Daop 6 Yogyakarta, volume
penumpang pada H+8 Lebaran (Minggu, 29 Maret) tercatat mencapai 66.741
penumpang. Rinciannya, sebanyak 32.689 penumpang berangkat dari wilayah Daop 6,
sementara 34.052 penumpang tercatat tiba di Yogyakarta.
Meskipun puncak arus balik telah terlewati pada Selasa
(24/3) lalu dengan volume mencapai 71.800 penumpang, angka pergerakan
masyarakat pada hari Minggu ini masih tergolong tinggi karena menyentuh angka
32 ribu lebih untuk masing-masing arus keberangkatan dan kedatangan.
Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Danurejan melakukan
koordinasi melekat dengan petugas keamanan internal stasiun (Polsuska). Petugas
memberikan imbauan langsung kepada para calon penumpang maupun penumpang yang
baru tiba agar senantiasa waspada terhadap barang bawaan berharga guna
menghindari tindak kriminalitas di area keramaian.
Aiptu Arseno Pereira mengingatkan petugas keamanan
stasiun untuk tidak lengah dan terus meningkatkan kewaspadaan, mengingat
tingginya mobilitas masyarakat yang menggunakan moda transportasi kereta api di
Stasiun Lempuyangan.
Panit Samapta Polsek Danurejan, Aiptu Arseno Pereira,
menjelaskan bahwa kehadiran kepolisian di stasiun merupakan bentuk pelayanan
aktif untuk menjamin keamanan masyarakat di pusat transportasi selama fase
akhir arus balik.
"Hari ini atau H+8 Lebaran, kami mencatat jumlah
penumpang yang berangkat dan datang masih cukup tinggi, masing-masing menembus
angka 32 ribu. Walaupun puncak arus balik sudah terjadi pada 24 Maret kemarin,
volume hari ini tetap signifikan karena adanya masyarakat yang baru kembali
setelah masa WFA berakhir. Kami fokus pada pengaturan alur penumpang dan
pengamanan barang bawaan agar tidak ada gangguan kamtibmas sekecil apa pun di
wilayah Stasiun Lempuyangan," ujar Aiptu Arseno Pereira.
Hingga Minggu siang, situasi di Stasiun Lempuyangan
terpantau ramai namun tetap tertib dan terkendali. Pelayanan kereta api
berjalan lancar tanpa ada kendala operasional yang menonjol. Polsek Danurejan
akan terus menempatkan personel di titik-titik strategis hingga mobilitas masyarakat
kembali normal guna memastikan kenyamanan seluruh pengguna jasa transportasi di
Yogyakarta. (Humas Polsek Danurejan)


No comments:
Write comment