Personel Polsek Gondomanan
melaksanakan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di kawasan pusat wisata
Malioboro guna mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pada libur Lebaran
Idulfitri 1447 H, Minggu (22/03/2026). Kegiatan pengamanan bertajuk "Gumaton"
ini dipimpin oleh Aiptu Suparna dengan menempatkan personel di titik strategis
Simpang Teras 1 Malioboro.
Petugas di lapangan
melakukan pemantauan intensif, membantu penyeberangan wisatawan, serta
melaksanakan patroli jalan kaki untuk memastikan situasi kamtibmas tetap
kondusif di tengah meningkatnya volume kendaraan.
Berdasarkan pantauan hingga
siang hari, arus lalu lintas di pusat Kota Yogyakarta masih relatif lancar
meskipun terdapat peningkatan jumlah kendaraan dan pejalan kaki. Pihak
kepolisian memprediksi puncak kepadatan baru akan terjadi pada sore hingga
malam hari, seiring dengan pergeseran wisatawan dari wilayah penyangga.
Aiptu Suparna menjelaskan
bahwa pola pergerakan kendaraan dipengaruhi oleh kunjungan wisatawan di wilayah
Sleman, Bantul, dan Gunungkidul. Wisatawan yang menghabiskan waktu di pinggiran
kota diprediksi akan masuk ke pusat Kota Yogyakarta menjelang waktu magrib.
“Lonjakan mulai terasa sejak
beberapa hari terakhir. Kemungkinan nanti sore menjelang magrib sampai malam,
wilayah kota akan menjadi tujuan utama wisatawan yang sebelumnya berada di
wilayah pinggiran,” jelas Aiptu Suparna.
Estimasi jumlah kendaraan
yang masuk ke Kota Yogyakarta diperkirakan mencapai 300 ribu unit per hari.
Namun, Aiptu Suparna menekankan bahwa volume kendaraan yang terhitung tidak
selalu berbanding lurus dengan kepadatan kasat mata di lapangan, terutama saat
terjadi hambatan arus.
Sejauh ini, titik kepadatan
tertinggi masih terpusat di akses menuju Malioboro, khususnya di kawasan Teteg.
Berdasarkan evaluasi hari sebelumnya, lonjakan arus terjadi dalam dua gelombang
utama, yakni pukul 17.00–19.00 WIB dan kembali meningkat pada pukul 19.00–21.00
WIB, sebelum berangsur normal menjelang tengah malam.
Guna menjaga kelancaran,
petugas telah membuka akses normal di dua pintu utama menuju Malioboro maupun
kawasan Pasar Kembang. Langkah ini terbukti efektif dalam mencegah antrean
panjang kendaraan hingga ke depan area perhotelan.
“Meskipun ada kenaikan arus,
kondisi di lapangan masih dapat diurai dengan cepat. Kami tetap menyiagakan
personel di titik-titik ploting untuk membantu penyeberangan dan memastikan
tidak ada hambatan statis di jalur utama Malioboro,” pungkasnya.
Pola pengamanan ini akan
terus dipertahankan selama hari-hari puncak libur Lebaran guna menjamin
kenyamanan para wisatawan yang berkunjung ke jantung Kota Yogyakarta. (Humas
Polsek Gondomanan)


No comments:
Write comment