Diduga Sakit dan Himpitan Ekonomi, Korban Nekat Gantung Diri di Jembatan Winongo


Mantrijeron- Petugas Polsek Mantrijeron, Satsabhara Polresta Yogyakarta dan sejumlah relawan mengevakuasi korban gantung diri bawah Jembatan Tamansari Jalan S Parman Suryowijayan Mantrijeron, pada Kamis (14/12) malam. Diduga korban Bagus Aswari (52), nekat mengakhiri hidup lantaran masalah keluarga dan himpitan ekonomi.

Kapolsek Mantrijeron Kompol Agus Setya Budi menjelaskan, korban yang merupakan warga Kauman GM.1/066 RT 35 RW 10 Ngupasan Gondomanan Yogyakarta, ditemukan pertama kali oleh salah seorang warga yang kemudian melapor Ketua RT dan diteruskan ke kepolisian.

"Saat dilakukan pengecekan, ternyata benar bahwa di bagian selatan sisi timur ada orang gantung diri,” jelasnya, Kamis malam.

Saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia tergantung di bawah Jembatan Tamansari. Korban melakukan aksi gantung diri dengan menggunakan tali tampar warna hijau di sisi selatan bagian timur menghadap ke selatan. 

Mengetahui hal tersebut, saksi Agus lantas melaporkannya ke Mapolsek Mantrijeron untuk segera dilakukan penanganan lebih lanjut. Petugas dari Polsek Mantrijeron bersama tim Identifikasi Polresta Yogyakarta mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah Tempat Kejadian Perkara.

Usai dilakukan olah TKP dan pemeriksaan oleh tim Identifikasi, terlihat bahwa tidak ada bekas tanda penganiayaan di dalam tubuh korban dan hanya luka bekas jeratan tali pada leher,” tambah Kapolsek.

Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, diperoleh keterangan bahwa korban mempunyai riwayat sakit kaki tidak bisa jalan dan pernah diperiksakan di beberapa rumah sakit, namun penyakitnya tersebut tidak kunjung sembuh.

Diduga korban nekat gantung diri dikarenakan korban tidak kuat dengan sakit pada bagian kaki sehingga tidak bisa berjalan. Selain itu, diduga faktor himpitan ekonomi juga menjadi alasan korban nekat gantung diri. Pasalnya, korban sudah bercerai dengan istrinya, sedangkan dua anaknya ikut dengan korban.

"Usai dievakuasi, korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tutup Kapolsek.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel