Focus Group Discussion, Polresta Yogyakarta Siap Koordinasi Sampai Tingkat RT dan RW Dalam Penanggulangan Kejahatan Jalanan


Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Armaini, S.IK bersama dengan Kepala Balai Pendidikan Menengah Kota Yogyakarta Suhartati, SH bertindak sebagai narasumber dalam FGD (Focus Group Discussion) bertajuk Menolak Kejahatan Jalanan Guna Membangun Karakter Generasi Muda Menuju SDM Unggul di aula lantai 3 Mapolresta Yogyakarta, Selasa (25/2/2020).

Dalam FGD ini, Polresta Yogyakarta turut mengundang sejumlah guru, perwakilan orang tua siswa beserta siswa Sekolah di wilayah Kota Yogyakarta.

Kapolresta Yogyakarta berharap melalui FGD ini bisa mewujudkan berbagai terobosan kreatif untuk mengatasi secara bersama-sama aksi kejahatan jalanan yang dilakukan oleh kalangan remaja.

Di masa remaja, anak akan menghadapi berbagai pengalaman dalam upaya pembentukan jati diri. Bentuk kenakalan remaja diantaranya berkelahi, membolos, keluyuran, tidak patuh kepada orang tua, pakaian tidak sopan dan tidak pamit saat keluar rumah.

Adapun kenakalan yang menjurus ke kejahatan seperti mencuri, membawa sajam, penganiayaan, geng pelajar dan lain-lain sedangkan kenakalan khusus diantaranya penyalahgunaan narkoba, minum minuman keras dan perbuatan asusila.

Kapolresta Yogyakarta menyebutkan faktor yang paling penting dari faktor keluarga ataupun dari faktor anak sendiri yang ingin mencari jati diri dan mencontoh orang tua dalam berperilaku.

Berkaitan dengan kriminalitas, Kapolresta Yogyakarta menyinggung kriminalitas di wilayah Kota Yogyakarta.

"Saya sampaikan Kota Yogyakarta secara riminalitas cukup kondusif, sebagai daerah berkembang kejahatan selalu mengikuti semakin banyak masyarakat kejahatan akan semakin banyak karna dipengaruhi oleh jumlah penduduk begitu juga sebaliknya," jelasnya.

"Kasus kriminalitas yang menonjol di Kota Yogyakarta adalah curanmor dimana setiap bulan 7-8 motor" imbuhnya.

Menyikapi adanya kejahatan jalanan di kalangan remaja Kapolresta Yogyakarta mengajak sekolah, orang tua dan komponen masyarakat saling bekerja sama bagaimana harus menanggulangi karena bukan hanya semata-mata tugas Polri namun ini tugas kita semua.

"Masyarakat tidak perlu resah kami petugas akan selalu berusaha melakukan pncegahan dengan berbagai tindakan Kepolisian. Polresta yogyakarta memiliki program KRYD untuk mencegah aksi kejahatan jalanan di malam hari dengan melakukan patroli dan razia apabila terbukti kita proses hukum," ungkapnya.

Dari hasil diskusi yang dihimpun, Polresta Yogyakarta siap melakukan kerja sama dengan seluruh komponen masyarakat untuk melakukan pencegahan aksi kejahatan jalanan sampai dengan tingkat RT dan RW agar dapat memberikan pengawasan dan pembinaan yang efektif dan efisien.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel