Semangat pemberdayaan
ekonomi umat mewarnai dimulainya bulan suci di wilayah Mantrijeron. Kapolsek
Mantrijeron yang diwakili oleh Ipda Marsidiq beserta anggota hadir untuk
mengamankan sekaligus mengikuti prosesi pembukaan Pasar Sore Ramadhan Masjid
Ngadinegaran di teras Masjid Ngadinegaran, Jl. DI Panjaitan, Yogyakarta, pada
Rabu sore, 18 Februari 2026.
Acara ini dihadiri langsung
oleh Wakil Walikota (Wawali) Yogyakarta, Mantri Pamong Praja Mantrijeron,
perwakilan Koramil, serta jajaran Takmir Masjid dan para pelaku UMKM.
Dalam sambutannya, Ketua
Panitia Ramadhan Masjid Ngadinegaran menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya
pasar sore yang untuk pertama kalinya diadakan di lokasi tersebut. Antusiasme
masyarakat sangat luar biasa; tercatat ada 200 pendaftar UMKM, namun karena
keterbatasan tempat, panitia baru bisa mengakomodasi 45 lapak.
"Pasar sore ini berada
di jalur sumbu filosofi, kami mohon dukungan Bapak Wawali agar kegiatan ini
berjalan lancar. Kami juga menekankan kepada para pedagang untuk selalu
berpakaian sopan, ramah, serta memastikan makanan yang dijual halal dan aman
dikonsumsi. Yang terpenting, lapak ini gratis, namun semua wajib menjaga
kebersihan dan keamanan," tuturnya.
Wakil Walikota Yogyakarta
memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia yang berhasil menjadikan
masjid bukan sekadar tempat ibadah, melainkan motor penggerak ekonomi warga.
"Kami pemerintah selalu
mendorong agar Ngadinegaran menjadi pusat ekonomi baru. Saya berpesan agar
prioritas diberikan kepada warga lokal dan panitia harus terus berkreasi dalam
tata kelola tempat agar memiliki kekhasan tersendiri. Namun ingat, setelah jam
operasional selesai, area ini harus kembali bersih dan tertib," tegas
Wawali sebelum membuka acara secara simbolis.
Mengingat lokasi pasar sore
berada di Jl. DI Panjaitan yang merupakan akses jalan utama, pihak kepolisian
memberikan perhatian khusus terhadap potensi kepadatan arus lalu lintas.
Ipda Marsidiq yang mewakili
Kapolsek Mantrijeron mengatakan, "Dengan hadirnya puluhan UMKM ini, kami
menyadari aktivitas perdagangan akan meningkat dan arus lalu lintas menjadi
lebih padat. Oleh karena itu, personel Polsek Mantrijeron menjamin keamanan dan
ketertiban di lokasi serta melakukan pengaturan lalu lintas agar aktivitas
warga dan pengguna jalan tetap berjalan lancar."
Beliau juga menghimbau warga
dan pengunjung untuk selalu waspada terhadap barang bawaan pribadi, memarkir
kendaraan di tempat yang telah disediakan dengan rapi, serta tidak memarkirkan
kendaraan di bahu jalan yang dapat memicu kemacetan parah.
Kegiatan Pasar Sore Ramadhan
Masjid Ngadinegaran ini diharapkan tidak hanya memeriahkan suasana bulan suci,
tetapi menjadi langkah nyata dalam membangkitkan ekonomi rakyat demi
kesejahteraan masyarakat di wilayah Mantrijeron. (Humas Polsek Mantrijeron)


No comments:
Write comment