Ibadah puasa Ramadan tidak menyurutkan semangat jajaran
personel Polresta Yogyakarta untuk menjaga keasrian Kota Pelajar. Pada Jumat
pagi (20/2/2026), ratusan personel Polri bersama TNI melaksanakan kerja bakti
massal di sepanjang poros utama wisata sejarah, mulai dari Tugu Pal Putih, kawasan
Malioboro, hingga pelataran Keraton Yogyakarta.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin
Kapolresta Yogyakarta guna mendukung gerakan "Jogja Berhati Nyaman",
mewujudkan lingkungan yang bersih dan estetik bagi warga maupun wisatawan.
Dimulai pukul 07.00 WIB, aksi bersih-bersih ini dipimpin
langsung oleh Kabag Ops Polresta Yogyakarta, Kompol Sumanto. Personel gabungan
dibagi ke dalam empat kelompok kerja untuk menyisir sampah plastik, mencabut
rumput liar di trotoar, serta merapikan tanaman hias di sepanjang ruas jalan
protokol.
“Kegiatan ini adalah wujud nyata sinergitas Polri, TNI,
dan instansi terkait. Kita ingin menciptakan lingkungan yang nyaman, khususnya
di jalur wisata utama, agar citra positif Yogyakarta selalu terjaga,” ujar
Kompol Sumanto di sela-sela kegiatan.
Aksi massal pada hari Jumat ini merupakan perluasan dari
kebijakan khusus Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol. Eva Guna Pandia, S.I.K., M.M.,
M.H. Beliau mewajibkan setiap anggota kepolisian di bawah naungan Polresta
Yogyakarta untuk melakukan aksi bersih-bersih selama 15 menit setiap hari di
lingkungan kerja masing-masing setelah apel pagi.
Khusus pada hari Selasa dan Jumat, cakupan kegiatan
diperluas menyasar fasilitas umum dan ruang publik dalam skala besar.
"Melalui kebijakan ini, Bapak Kapolresta ingin
menanamkan budaya disiplin dan kepedulian lingkungan. Kami ingin memberi contoh
bahwa menjaga kebersihan adalah tanggung jawab kolektif, bukan hanya beban
petugas kebersihan semata," tambah Kabag Ops.
Seluruh sampah yang terkumpul dalam kegiatan ini langsung
diangkut oleh armada dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta untuk
diproses lebih lanjut. Langkah cepat ini mendapat apresiasi positif dari para
pedagang dan wisatawan yang tengah menikmati suasana pagi di Malioboro.
Kehadiran aparat yang terjun langsung menyapu jalan
dinilai memberikan dampak psikologis yang positif bagi pengunjung, menciptakan
rasa nyaman untuk berwisata maupun berbisnis di kawasan jantung kota tersebut.
Dengan lingkungan yang asri dan bersih, diharapkan
kekhusyukan masyarakat dalam menjalankan ibadah Ramadan semakin meningkat,
sekaligus memperkuat daya tarik Yogyakarta sebagai destinasi wisata kelas dunia
yang bersih dan tertib. (Humas Polresta Yogyakarta)


No comments:
Write comment