Meresahkan, Puluhan Suporter Dibina Polsek Gondokusuman

Gondokusuman- Menghadapi pertandingan Persebaya Surabaya melawan Persinga Ngawi di Stadion Maguwoharjo Sleman, Senin (27/2/17) pagi ratusan suporter sudah nampak tiba di wilayah Kota Yogyakarta. Para suporter ini datang dengan berkelompok-kelompok dan ada sedikit sebagian mereka yang membuat keresahan warga sekitar.

Keresahan dirasakan salah seorang pedagang kaki lima (PKL) yang menjajakan makanan di kawasan Jl. Urip USmoharjo Yogyakarta. Mak Bagong menjadi korban penjarahan kelompok suporter salah satu tim sepak bola dengan atribut hijau. Hal itu dirasakan korban yang seperti biasa pagi hari buka warung dan mempersiapkan dagangan dan keperluan warung setelah waktu menunjukkan pukul 07.10 wib.

Saat kejadian korban kedatangan tamu dua orang mau makan setelah dibuatkan menu datang rombongan orang sekitar 22 orang yang ternyata teman dari dua orang tersebut yang kemudian ikut masuk warung. Dengan serta merta mereka mengambil dagangan yang ada diwarung tersebut sampai habis dan diantara gerombolan tersebut ada yang ambil sebuah dompet milik korban dan kemudian pergi.

Korban yang mengetahui aksi mereka langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Gondokusuman melalui telepon. Mendapat laporan dari korban, polisi langsung melakukan penyisiran dan menemukan kelompok suporter tersebut di depan Hotel Srimanganti Jl. Urip sumoharjo Yogyakarta dan dilakukan pengeledahan.

Dari penggeledahan tersebut, polisi menemukan dompet yang diambil dari korban dengan kondisi uang tunai yang ada di dalamnya sebesar 200 ribu rupiah telah lenyap. Meskipun telah kehilangan uangnya serta dirampas dagangannya, korban eggan laporan. Polisi pun melakukan pembinaan terhadap mereka, agar tidak meresahkan warga masyarakat kembali.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel