Jajaran Forum Koordinasi
Pimpinan Kemantren (Forkopimtren) Danurejan melaksanakan kegiatan Safari
Ramadan Sholat Jumat di Masjid At-Taubah, Cokrodirjan, Danurejan, Kota
Yogyakarta, Jumat (13/3/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 11.45 WIB ini
menjadi sarana silaturahmi sekaligus koordinasi kewilayahan antara jajaran
pimpinan dengan warga setempat.
Acara tersebut dihadiri oleh
Mantri Pamong Praja Danurejan Bambang Endro Wibowo, S.I.P., M.Si., Kapolsek
Danurejan AKP Annas Ma’aruf Zamroni, S.H., M.A.P., Danramil Danurejan Mayor Caj
(K) Erni Sudarwati, S.Pd., serta Lurah Bausasran, Kepala KUA, dan jajaran Kanit
Binmas serta Bhabinkamtibmas.
Dalam arahannya, Mantri
Pamong Praja Danurejan mengajak masyarakat untuk menyikapi adanya perbedaan
penetapan awal puasa dengan bijak. Ia menekankan agar kerukunan antarwarga
tetap terjaga sehingga suasana ibadah di wilayah Danurejan tetap kondusif.
Sebagai bentuk dukungan
operasional tempat ibadah, dalam kesempatan ini diserahkan bantuan dari Baznas
senilai Rp1.000.000 kepada pengurus masjid, bingkisan dari Kemantren Danurejan,
bantuan alat kebersihan dari MUI, serta sarana kontak berupa peralatan shalat
dari Polsek Danurejan.
Kapolsek Danurejan, AKP
Annas Ma’aruf Zamroni, menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas kepada para
jemaah, terutama terkait pengamanan swakarsa. Warga diminta meningkatkan
intensitas Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) guna mengantisipasi tindak
kriminalitas, khususnya pencurian rumah kosong saat memasuki musim mudik
lebaran.
Selain mewaspadai ancaman
kejahatan C3 (Curat, Curas, dan Curanmor), Kapolsek mengingatkan kedisiplinan
warga dalam mendata tamu yang menginap lebih dari 1x24 jam melalui ketua RT/RW
sebagai langkah deteksi dini di wilayah pemukiman padat penduduk.
Terkait aktivitas anak muda
selama bulan suci, Kapolsek mengimbau para orang tua dan tokoh masyarakat untuk
mengarahkan remaja pada kegiatan positif di masjid, seperti tadarus Al-Qur'an
atau kajian keagamaan.
"Langkah ini diambil
untuk mencegah keterlibatan remaja dalam aksi tawuran, perang sarung, balap
liar, maupun penggunaan petasan yang kerap muncul di malam hari. Kami
menegaskan bahwa keamanan lingkungan adalah hasil kerja sama yang baik antara
kepolisian dan kesadaran masyarakat itu sendiri," tegas AKP Annas Ma’aruf
Zamroni.
Warga disarankan untuk tidak
ragu melapor melalui Call Center 110 atau menghubungi Bhabinkamtibmas jika
menemukan aktivitas yang mencurigakan di lingkungan mereka agar dapat segera
ditindaklanjuti oleh petugas di lapangan. Kegiatan Safari Ramadan ini diakhiri
dengan shalat berjamaah dan ramah tamah bersama tokoh masyarakat Cokrodirjan. (Humas
Polsek Danurejan)


No comments:
Write comment