Polsek Pakualaman menggelar
dialog interaktif bertajuk “Teras Kota” yang membahas pengamanan selama bulan
Ramadan dan menjelang Idul Fitri 1447 H. Kegiatan tersebut disiarkan langsung
melalui Radio Sonora 97.4 FM pada Jumat siang (13/3/2026) dari Studio Sonora di
kawasan Kotabaru dalam program Warta Kota yang dipandu penyiar Hasta.
Dalam dialog tersebut hadir
sebagai narasumber Kanit Binmas Polsek Pakualaman Dani Hasan, S.H., Kasihumas Aiptu
Sukadi, serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Gunungketur Didik.
Pada kesempatan itu,
Kasihumas menyampaikan bahwa kepolisian telah meningkatkan kegiatan patroli dan
pengamanan selama Ramadan guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban
masyarakat tetap kondusif. Selain itu, kepolisian juga menyiapkan pengamanan
pada malam takbir dan pelaksanaan salat Idul Fitri.
Malam takbir direncanakan
berlangsung pada malam 19 Maret 2026 setelah salat Isya. Untuk mendukung
kelancaran kegiatan tersebut, kepolisian akan melakukan penutupan di beberapa
ruas jalan serta menempatkan personel di sejumlah persimpangan guna mengatur
arus lalu lintas dan menjaga ketertiban masyarakat yang melaksanakan takbiran.
Sementara itu, Kanit Binmas
menyampaikan bahwa jajaran Polresta Yogyakarta telah memulai pelaksanaan
Operasi Ketupat Progo 2026, yang diawali dengan apel gelar pasukan pada Kamis
(12/3/2026). Operasi ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia
selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan 161.243
personel gabungan dari unsur Polri, TNI, serta berbagai instansi terkait.
Operasi kepolisian terpusat
tersebut mengedepankan sinergi lintas sektoral antara Polri, TNI, Pemerintah
Kota Yogyakarta, dan berbagai stakeholder dalam memberikan perlindungan serta
pelayanan kepada masyarakat.
Strategi pengamanan dalam
operasi ini menitikberatkan pada langkah preemtif dan preventif, didukung
kegiatan intelijen, penegakan hukum, serta komunikasi publik. Upaya ini
dilakukan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idul
Fitri dengan aman, nyaman, dan lancar.
Kota Yogyakarta menjadi
perhatian khusus karena merupakan salah satu tujuan utama arus mudik dan wisata
di Indonesia. Berdasarkan data tahun 2025, Stasiun Tugu Yogyakarta tercatat
sebagai stasiun tujuan nomor satu di Pulau Jawa dengan persentase kedatangan
sekitar 8,58 persen atau sekitar 2,02 juta penumpang. Selain itu, Terminal
Giwangan juga menjadi titik tujuan utama dengan volume penumpang mencapai
sekitar 609,45 ribu orang.
Menyikapi tingginya
mobilitas tersebut, Polresta Yogyakarta memperkuat koordinasi untuk
mengantisipasi potensi gangguan keamanan, kemacetan lalu lintas, serta
kerawanan di berbagai titik keramaian.
Dalam pelaksanaan Operasi
Ketupat Progo 2026, sebanyak 402 personel gabungan diterjunkan yang terdiri
dari unsur Polri, TNI, Pemerintah Kota Yogyakarta, Pramuka, serta berbagai
organisasi relawan.
Untuk mendukung pengamanan
dan pelayanan kepada masyarakat, Polresta Yogyakarta juga telah mendirikan lima
Pos Pengamanan dan Pos Terpadu di lokasi strategis, yaitu Pos Terpadu Teteg,
Pos Pam Tugu, Pos Pam Titik 0 Km, Pos Pam Gembira Loka (Bonbin), serta Pos Pam
Stasiun Tugu.
Petugas di lapangan akan
difokuskan pada pengamanan jalur mudik, tempat ibadah, pusat perbelanjaan,
serta objek wisata di Kota Yogyakarta.
Selain menjaga keamanan, Operasi
Ketupat Progo 2026 juga bertujuan menekan potensi kriminalitas dan kecelakaan
lalu lintas. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu mematuhi aturan
berlalu lintas serta menjaga ketertiban selama arus mudik maupun arus balik.
“Operasi Ketupat merupakan
operasi kemanusiaan yang bertujuan memberikan pelayanan terbaik kepada
masyarakat. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan mudik dan perayaan
Idulfitri dapat berjalan aman, lancar, dan nyaman,” ujar Kanit Binmas.
Melalui dialog interaktif
ini, Polsek Pakualaman berharap masyarakat dapat memahami berbagai upaya
pengamanan yang dilakukan serta turut berperan aktif menjaga keamanan dan
ketertiban di lingkungan masing-masing selama Ramadan hingga perayaan Idul
Fitri. (Humas Polsek Pakualaman)


No comments:
Write comment