Kapolsek Kraton AKP Denis
Efendi, SH. bersama Danramil memimpin pengamanan kegiatan prosesi Numplak Wajik
yang menandai dimulainya rangkaian pembuatan Gunungan Hajad Dalem Grebeg Mulud
1959 Dal / 2025 M di KgD Panti Pareden Komplek Magangan Keraton Ngayogyakarta
Hadiningrat pada hari Selasa, 2 September 2025 pukul 15.30 Wib. Pengamanan
melibatkan TNI, Polri dan instansi terkait.
Kegiatan prosesi ini dipimpin
oleh Penghageng Kawedanan Hageng Punokawan Datu Danasuyasa, GKR Mangkubumi,
dengan jumlah peserta sekitar 250 orang.
Rangkaian acara diawali dengan
kedatangan rombongan Abdi Dalem Keparak yang dipimpin GKR Mangkubumi dari Regol
Kemagangan menuju Panti Pareden. Acara dilanjutkan doa oleh Konco Kaji,
kemudian prosesi Numplak Wajik. Dalam prosesi tersebut, turut dibagikan Dlingo
Bengle/Singgul sebagai simbol tolak bala. Selama prosesi, iringan Gendhing
Tundhung Setan dimainkan dengan menggunakan lesung dan alu. Setelah itu, GKR
Mangkubumi beserta rombongan kembali ke Keraton.
Numplak Wajik merupakan bagian
dari Hajad Dalem Grebeg Mulud yang puncaknya akan dilaksanakan pada Jumat, 5
September 2025 pukul 08.00 WIB. Pada Grebeg Mulud kali ini, Keraton akan
mengeluarkan tujuh gunungan sebagai simbol kemakmuran dan pemberian Raja kepada
rakyat, terdiri dari: Gunungan Jaler (2 buah, salah satunya dikirim ke Puro
Pakualaman), Gunungan Estri, Gunungan Pawuhan, Gunungan Gepak, Gunungan Darat,
dan Gunungan Bromo. Selain itu, satu ubo rampe gunungan akan dikirim ke
Kepatihan.
Dalam prosesi Grebeg, 13
bergada prajurit (11 dari Keraton Yogyakarta dan 2 dari Puro Pakualaman) akan
mengiringi gunungan dengan rute dari Kamandungan–Keben–Siti Hinggil–Pagelaran
Keraton–Jl. Perkapalan hingga Masjid Gedhe Kauman. Setelah doa, gunungan dibagikan
kepada masyarakat, sedangkan Gunungan Jaler lainnya dikirim ke Puro Pakualaman
dengan pengawalan bergada dan 4 ekor gajah.
Prosesi Numplak Wajik menandai
awal pembuatan gunungan, simbol rezeki dan kemakmuran tanah Mataram yang dibagikan
kepada masyarakat. Hajad Dalem Grebeg Mulud sendiri merupakan bentuk syukur
Keraton Yogyakarta dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Dengan
terselenggaranya prosesi ini, diharapkan seluruh rangkaian Grebeg Mulud 1959
Dal / 2025 M berjalan lancar, aman, dan khidmat.
Kapolsek Kraton AKP Denis
Efendi, S.H. mengatakan bahwa pengamanan dilakukan secara terbuka maupun
tertutup untuk memastikan prosesi berjalan lancar, aman, dan khidmat. “Kegiatan
ini merupakan tradisi budaya Keraton Yogyakarta yang sekaligus menjadi daya
tarik masyarakat luas. Oleh karena itu, kami bersama TNI dan instansi terkait
berkomitmen memberikan pengamanan maksimal agar seluruh rangkaian acara Grebeg
Mulud 1959 Dal / 2025 M dapat terlaksana dengan tertib,” ungkapnya. (Humas
Polsek Kraton)


No comments:
Write comment