Ribuan jemaah dari berbagai kelompok pengajian anak-anak
dan remaja masjid memadati ruas jalan di wilayah Kemantren Kotagede dalam acara
Pawai Takbir Keliling AMM Kotagede, Kamis malam (19/03/2026). Kegiatan yang
memperebutkan Trophy Walikota Yogyakarta ini mendapatkan pengamanan dari
personel Polsek Kotagede guna menjamin kelancaran arus lalu lintas dan keamanan
peserta.
Pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolsek Kotagede, AKP
Sutarto, S.H., M.M., dengan menempatkan personel di sejumlah titik rawan
kemacetan dan sepanjang rute pawai. Dalam pelaksanaannya, Polri bersinergi
dengan unsur Kokam, Linmas, serta instansi terkait lainnya.
Pawai takbir tahun ini mengangkat tema "Seruan
Takbir Alam Pertiwi" yang dikelola oleh Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM)
Kotagede di bawah penanggung jawab Annisa Khoirul Amanati. Sebanyak 25 kelompok
peserta memulai rute dari Simpang 3 PKU Muhammadiyah Kotagede, menyusuri Jalan
Kemasan menuju selatan, hingga melakukan atraksi display di depan Pasar
Kotagede, dan berakhir di Masjid Al Huda, Jagalan.
Di panggung utama yang terletak di Jalan Mondorakan,
setiap peserta diberikan waktu selama 5 menit untuk menunjukkan kreativitas
gerakan serta lantunan takbir di hadapan dewan juri. Selain Trophy Walikota,
para pemenang juga berhak mendapatkan uang pembinaan dengan total jutaan rupiah
sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan kekompakan mereka.
Kegiatan rutin tahunan ini turut dihadiri oleh sejumlah
tokoh penting, di antaranya Walikota Yogyakarta, Dr. (HC). H. dr. Hasto
Wardoyo, Sp.Og, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Unsur Forkopimtren
Kotagede, Lurah Prenggan, Purbayan, dan Jagalan, Tokoh agama serta tokoh
masyarakat setempat.
Kehadiran para tokoh ini menunjukkan dukungan terhadap
pelestarian tradisi syiar Islam di Kotagede yang juga berfungsi sebagai sarana
mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Kapolsek Kotagede, AKP Sutarto, menyampaikan bahwa pengamanan
dilakukan secara menyeluruh mulai dari titik start hingga lokasi finish di
wilayah Jagalan guna memberikan rasa nyaman bagi peserta maupun penonton yang
memadati pinggir jalan.
"Lomba Takbir 1447 H ini merupakan agenda rutin
tahunan AMM Kotagede yang selalu menyedot massa dalam jumlah besar. Fokus kami
adalah memastikan keamanan para peserta dan kelancaran pengguna jalan lainnya.
Sinergi antara kepolisian dan unsur pengamanan swakarsa menjadi kunci agar
tradisi ini berjalan tertib dan penuh khidmat," ujar AKP Sutarto.
Hingga seluruh rangkaian pawai berakhir pada tengah
malam, situasi di wilayah Kotagede dan sekitarnya terpantau aman, tertib, dan
kondusif. Arus lalu lintas yang sempat mengalami kepadatan di Jalan Kemasan dan
Jalan Mondorakan berhasil diurai oleh petugas di lapangan setelah rombongan terakhir
memasuki titik finish. (Humas Polsek Kotagede)


No comments:
Write comment