Guna meningkatkan pemahaman
masyarakat mengenai akses layanan darurat kepolisian, Kanit Binmas Polsek
Wirobrajan, Iptu Sumiyanta, bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Wirobrajan Aiptu
Sumaryanto dan Bhabinkamtibmas Patangpuluhan Aiptu Maryono, melaksanakan
kegiatan penempelan stiker Call Center Polri 110, Rabu (11/3/2026).
Kegiatan ini menyasar
lokasi-lokasi pusat aktivitas warga dan tempat strategis lainnya, antara lain
Kantor Kemantren Wirobrajan, tempat usaha Billyard, SPBU/Pom Bensin di wilayah
Wirobrajan, serta Pasar Legi Wirobrajan. Langkah ini diambil agar warga
memiliki panduan visual yang jelas saat menghadapi situasi darurat.
Layanan Telepon Darurat 110
merupakan jalur komunikasi langsung ke pihak kepolisian yang aktif selama 24
jam setiap hari. Layanan ini dapat diakses oleh masyarakat secara gratis (bebas
biaya) melalui ponsel prabayar tanpa saldo, telepon rumah, maupun telepon umum.
"Masyarakat tidak perlu
khawatir soal pulsa atau kuota. Cukup tekan 110, maka panggilan akan segera
terhubung ke operator polisi terdekat. Sistem ini telah terintegrasi dengan
Command Center mulai dari tingkat Polsek hingga Mabes Polri, sehingga unit
patroli, lalu lintas, maupun SAR dapat dikerahkan dengan cepat sesuai kebutuhan
di lapangan," jelas Iptu Sumiyanta.
Melalui sosialisasi ini,
petugas menjelaskan bahwa layanan 110 siap menanggapi berbagai kondisi berisiko
tinggi, seperti:
1. Kecelakaan lalu lintas
atau kemacetan yang menimbulkan korban.
2. Gangguan kamtibmas
(tawuran, perkelahian, atau tindak kekerasan).
3. Bencana alam, kebakaran,
dan situasi darurat lainnya.
4. Aktivitas mencurigakan
atau permintaan pertolongan di malam hari.
Agar penanganan dapat
dilakukan secara akurat, petugas mengimbau warga untuk memberikan informasi
yang jelas saat menelepon, meliputi jenis peristiwa, lokasi tepat atau patokan
jalan, jumlah korban/pelaku, serta kebutuhan bantuan tambahan seperti ambulans.
Data yang akurat
memungkinkan kepolisian untuk segera berkoordinasi dengan instansi terkait
seperti BPBD, PMI, dan Dinas Perhubungan guna melakukan evakuasi atau
penanganan lebih lanjut.
"Kami mengajak warga
untuk menjadikan 110 sebagai tombol pengaman di ponsel masing-masing. Simpan
nomor ini dan bagikan kepada keluarga. Keselamatan bersama dimulai dari
keberanian masyarakat untuk melaporkan gangguan keamanan secara cepat melalui
tiga digit ini," tambah Aiptu Sumaryanto.
Kegiatan penempelan stiker
berlangsung dengan lancar dan mendapat respon positif dari pengelola tempat
usaha serta instansi pemerintah setempat yang turut mendukung terciptanya
situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Wirobrajan. (Humas Polsek Wirobrajan)

.jpg)
No comments:
Write comment