Friday, 20 March 2026

Perebutkan Piala Sultan, Ribuan Warga Padati Gema Takbir Jogja 2026 di Kawasan Kauman dan Titik Nol Kilometer

 


Kawasan Masjid Gedhe Kauman hingga Titik Nol Kilometer Yogyakarta menjadi pusat perhatian ribuan warga dan wisatawan dalam gelaran Gema Takbir Jogja 2026, Kamis malam (19/03/2026). Acara yang menjadi penutup bulan suci Ramadan ini berlangsung semarak dengan mengusung tema “Takbir Menggetarkan Hati, Meneguhkan Tauhid, Membumikan Lingkungan”.

 

Guna menjamin kelancaran acara, Kapolsek Gondomanan, AKP Basungkawa, memimpin langsung pengamanan di sepanjang rute pawai. Pengamanan dilakukan bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada peserta dan pengunjung serta memastikan arus lalu lintas di jantung Kota Yogyakarta tetap terkendali. Personel yang dikerahkan melibatkan gabungan dari Polresta Yogyakarta, Polsek Gondomanan, instansi terkait, serta unsur pengamanan swakarsa.

 

Ketua Gema Takbir Jogja 2026, Faisal Rahagi, menjelaskan bahwa peserta berasal dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM), remaja masjid, hingga kelompok pengajian anak-anak. Para peserta tidak hanya mengumandangkan takbir, tetapi juga menampilkan atraksi seni budaya Islami dengan berbagai aksesori kreatif dan lampion.

 

Setiap kelompok menampilkan performa terbaiknya di dua titik penilaian utama, yakni di Plataran Masjid Gedhe Kauman sebagai lokasi awal, dan kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta. Penampilan tersebut dinilai secara ketat oleh dewan juri guna memperebutkan bergengsi Piala Sultan dari Sri Sultan Hamengku Buwono X.

 

Wakil Wali Kota Yogyakarta yang hadir di lokasi memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi penyelenggaraan tradisi ini. Beliau menilai Gema Takbir Jogja telah menjadi daya tarik wisata religi yang memperkuat nilai kebersamaan masyarakat.

 

"Acara ini luar biasa, dari Titik Nol sampai ke sini sudah penuh oleh masyarakat dan wisatawan. Ini menjadi kebanggaan kita bersama," ujarnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota juga melontarkan gagasan untuk mengembangkan lomba takbir ini menjadi ajang berjenjang. Ke depan, diharapkan babak penyisihan dapat dilakukan di tiap wilayah saat Idulfitri, dan babak final digelar pada Iduladha di lokasi yang lebih luas seperti Stadion Mandala Krida untuk memperebutkan Piala Wali Kota.

 

Kapolsek Gondomanan, AKP Basungkawa, menyatakan bahwa pengamanan dilakukan secara menyeluruh mengingat tingginya antusiasme masyarakat yang memenuhi sepanjang rute pawai sejak sore hari.

 

"Kami menempatkan personel di titik-titik krusial, terutama di persimpangan Titik Nol Kilometer yang menjadi pusat keramaian. Fokus kami adalah memastikan keamanan aset warga, mencegah gangguan kamtibmas, serta mengatur mobilitas massa agar tidak terjadi penumpukan yang membahayakan. Sinergi antara kepolisian dan panitia memastikan tradisi kreatif ini berjalan aman dan kondusif," tegas AKP Basungkawa.

 

Malam itu, kemilau lampion dan gema takbir kembali menegaskan pesona Yogyakarta sebagai kota yang mampu merayakan tradisi dengan penuh kreativitas, kehangatan, dan ketertiban. Hingga akhir acara, situasi di kawasan Malioboro dan sekitarnya terpantau aman terkendali. (Humas Polsek Gondomanan)

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Banner Home

Latest News

Layanan Aduan

Polresta Yogyakarta 
(0274-543920)  
Polsek Gondomanan  
(0274-375376) 
Polsek Wirobrajan 
(0274-374832)
Polsek Pakualaman 
(0274-513178)
Polsek Kotagede 
(0274-374577)
Polsek Umbulharjo 
(0274-373916)
Polsek Gedongtengen 
(0274-512696)
Polsek Kraton 
(0274-373793)
Polsek Jetis 
(0274-513136)
Polsek Tegalrejo 
(0274-513877)
Polsek Ngampilan 
(0274-512185)
Polsek Gondokusuman 
(0274-513125)
Polsek Mantrijeron 
(0274-374167)
Polsek Mergangsan 
(0274-375138)
Polsek Danurejan 
(0274-589609) 
 
Back to Top