Thursday, 12 March 2026

Yogyakarta Jadi Destinasi Utama Mudik, Polresta Yogyakarta Siagakan 402 Personel Gabungan dalam Operasi Ketupat Progo 2026

 



Jajaran Polresta Yogyakarta memulai pelaksanaan Operasi Ketupat Progo 2026 guna menjamin keamanan dan kelancaran perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 H. Operasi ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan 161.243 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, dan berbagai instansi terkait.

 

Operasi kepolisian terpusat ini mengedepankan sinergi lintas sektoral antara Polri, TNI, Pemerintah Kota Yogyakarta, serta berbagai instansi terkait dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.

 

Strategi yang diterapkan dalam operasi ini menitikberatkan pada langkah-langkah preemtif dan preventif, dengan dukungan penegakan hukum, intelijen, serta kegiatan kehumasan. Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan suasana yang aman, nyaman, dan lancar.

 

Kota Yogyakarta menjadi perhatian khusus mengingat statusnya sebagai salah satu tujuan utama arus mudik dan wisata di Indonesia. Berdasarkan data tahun 2025, Stasiun Tugu tercatat sebagai stasiun tujuan nomor satu di Pulau Jawa dengan persentase kedatangan 8,58 persen atau sekitar 2,02 juta penumpang. Selain itu, Terminal Giwangan juga menjadi titik tujuan utama dengan volume penumpang mencapai 609,45 ribu orang.

 

Menyikapi tingginya mobilitas tersebut, Polresta Yogyakarta memperkuat koordinasi untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, kemacetan lalu lintas, serta kerawanan di titik-titik keramaian.

 

Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Eva Guna Pandia, S.I.K., M.M., M.H., menyampaikan bahwa sebanyak 402 personel diterjunkan dalam operasi kali ini. Personel gabungan tersebut terdiri dari unsur Polri, TNI, Pemkot Yogyakarta, Pramuka, serta berbagai organisasi relawan.

 

Guna memudahkan pengawasan dan pelayanan, Polresta Yogyakarta telah mendirikan lima titik Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Terpadu di lokasi strategis:

 

1. Pos Terpadu Teteg

2. Pos Pam Tugu

3. Pos Pam Titik 0 Km

4. Pos Pam Gembira Loka (Bonbin)

5. Pos Pam Stasiun Tugu

 

Petugas di lapangan akan difokuskan pada pengamanan jalur mudik, tempat ibadah, pusat perbelanjaan, serta objek wisata ikonik di Yogyakarta.

 

Selain mengedepankan sisi keamanan, Operasi Ketupat Progo 2026 diarahkan untuk menekan angka kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas. Kapolresta Yogyakarta mengimbau masyarakat agar senantiasa mematuhi aturan berlalu lintas, terutama saat menghadapi kepadatan arus mudik maupun balik.

 

"Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang bertujuan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan mudik dan perayaan Idulfitri dapat berjalan aman, lancar, dan nyaman," ujar Kombes Pol Eva Guna Pandia, Kamis, (12/3/25).

 

Kapolresta juga meminta seluruh elemen masyarakat untuk mendukung kelancaran operasi ini dengan menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing. Melalui kesiapan optimal ini, diharapkan masyarakat dapat merayakan hari kemenangan dengan penuh kebahagiaan dan ketenangan di Kota Yogyakarta. (Humas Polresta Yogyakarta)


Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Banner Home

Latest News

Layanan Aduan

Polresta Yogyakarta 
(0274-543920)  
Polsek Gondomanan  
(0274-375376) 
Polsek Wirobrajan 
(0274-374832)
Polsek Pakualaman 
(0274-513178)
Polsek Kotagede 
(0274-374577)
Polsek Umbulharjo 
(0274-373916)
Polsek Gedongtengen 
(0274-512696)
Polsek Kraton 
(0274-373793)
Polsek Jetis 
(0274-513136)
Polsek Tegalrejo 
(0274-513877)
Polsek Ngampilan 
(0274-512185)
Polsek Gondokusuman 
(0274-513125)
Polsek Mantrijeron 
(0274-374167)
Polsek Mergangsan 
(0274-375138)
Polsek Danurejan 
(0274-589609) 
 
Back to Top