Mergangsan, Kota Yogyakarta -
Dalam rangka mendukung penguatan potensi wilayah serta memastikan kelancaran
rangkaian Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-270 Kota Yogyakarta, Kapolsek
Mergangsan AKP Anar Fuadi, S.H., M.IP. bersama jajaran personel Polsek
Mergangsan menghadiri sekaligus memimpin pengamanan terpadu gelaran
"Bronto Fest 2026" yang berlangsung di Halaman Museum Perjuangan,
Kelurahan Brontokusuman, Kemantren Mergangsan, Kota Yogyakarta, pada Sabtu
(17/10/2026).
Kegiatan festival tahunan
edisi ke-4 yang mengusung tema "Menggali Potensi, Memperkuat Ekonomi,
Merawat Tradisi" tersebut berlangsung sejak pukul 06.00 WIB hingga 23.00
WIB di bawah penanggung jawab Lurah Brontokusuman Maryanto, S.E., M.M.
Perhelatan semarak ini melibatkan partisipasi aktif masyarakat dari enam
kampung di wilayah Kelurahan Brontokusuman, yakni Kampung Timuran,
Brontokusuman, Karanganyar, Lowanu, Karangkajen, dan Prawirotaman.
Acara tersebut dihadiri oleh
Wali Kota Yogyakarta yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda
Kota Yogyakarta Drs. Kadri Renggono, M.Si., jajaran Kepala Dinas Kebudayaan dan
Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Kepala Museum Benteng Vredeburg, Kepala
Museum Perjuangan, Mantri Pamong Praja Kemantren Mergangsan, Kapolsek
Mergangsan AKP Anar Fuadi, S.H., M.IP., Danramil Mergangsan, Kepala KUA, Kepala
Puskesmas, Ketua LPMK, serta tokoh masyarakat setempat.
Rangkaian Bronto Fest 2026
diisi dengan beragam kegiatan kemasyarakatan dan seni budaya, diawali dari
Jalan Sehat, Gelar Produk UMKM, Lomba Mewarnai, Final Lomba Karaoke, Pentas
Seni TK, Flashmob Kampung Menari, pertunjukan Fire Dance, kunjungan stan UMKM,
hingga panggung ekspresi kesenian daerah. Dalam sambutannya, Asisten Perekonomian
dan Pembangunan Drs. Kadri Renggono, M.Si. menyampaikan apresiasi atas semangat
gotong royong warga Brontokusuman yang mendukung tema utama HUT Kota
"Autentik Konkret" melalui sinergi ekosistem sejarah, budaya, dan
penguatan ekonomi lokal.
Kapolsek Mergangsan AKP Anar
Fuadi, S.H., M.IP. menyampaikan bahwa pihaknya menerjunkan personel pengamanan
terbuka dan tertutup di sekitar kawasan Museum Perjuangan guna memitigasi
potensi gangguan keamanan. Pangkah antisipatif ini diambil mengingat padatnya
estimasi pengunjung pada ajang bazar UMKM, jalan sehat, hingga pentas musik
hiburan malam hari yang berpotensi memicu kerawanan seperti pencurian
kendaraan, gesekan antarpengunjung, maupun peredaran minuman keras.
AKP Anar Fuadi mengapresiasi
panitia dan seluruh elemen warga enam kampung di Brontokusuman yang terus
merawat tradisi budaya secara tertib dan damai. Pihaknya menegaskan bahwa Polri
akan selalu hadir mendampingi serta mengawal setiap agenda budaya dan
perekonomian warga agar situasi Kamtibmas di wilayah hukum Mergangsan tetap
terjaga aman dan kondusif.
Di sela-sela pengamanan,
Kapolsek Mergangsan turut mengimbau para pengunjung dan pelaku usaha untuk
tetap mengutamakan ketertiban umum, mengawasi barang bawaan berharga, serta
memastikan kendaraan diparkir di lokasi resmi yang disediakan dengan kuncian ganda.
Masyarakat juga diingatkan
untuk tidak ragu berkoordinasi dengan petugas di lapangan, Bhabinkamtibmas
setempat, atau memanfaatkan layanan darurat bebas pulsa Call Center 110 Polri
yang bersiaga 24 jam penuh apabila membutuhkan penanganan kepolisian. Rangkaian
perhelatan Bronto Fest 2026 di Museum Perjuangan berakhir dengan aman, lancar,
tertib, dan penuh semarak kebersamaan. (Humas Polsek Mergangsan)


No comments:
Write comment