Umbulharjo, Kota Yogyakarta -
Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Ari Setyawan Wibowo, S.H., S.I.K., M.Si.
memimpin langsung kegiatan Safari Subuh Keliling yang dilanjutkan dengan sesi
dialog terbuka (sambung rasa) bersama jamaah dan warga di Masjid Darul Husna,
Kelurahan Warungboto, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Sabtu (17/10/2026)
subuh.
Kegiatan yang dimulai pukul
04.00 WIB tersebut dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) Polresta Yogyakarta,
antara lain Kasat Lantas, Kasat Intelkam, Kasat Binmas, Kasi Humas, KBO Sat
Binmas, serta Kapolsek Umbulharjo AKP Hellga Dimas Prakosa, S.H., S.I.K.
beserta jajaran personel. Turut hadir jajaran pengurus Takmir Masjid Darul
Husna, tokoh agama, serta puluhan warga masyarakat sekitar.
Usai menunaikan salat Subuh
berjamaah, agenda dilanjutkan dengan ruang dialog interaktif sambung rasa guna
menyerap secara langsung aspirasi, keluhan, dan masukan masyarakat terkait
Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah
Warungboto.
Dalam sesi dialog tersebut,
warga dan pengurus takmir menyampaikan beberapa isu mendesak di lingkungan
mereka, mulai dari kekhawatiran bahaya penyalahgunaan narkoba di lingkungan
pemuda, kejelasan alur serta mekanisme perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM),
potensi kerawanan kenakalan remaja dan tawuran pada waktu larut malam hingga
dini hari, hingga tingginya angka kerawanan kecelakaan lalu lintas di titik
persimpangan depan Masjid Darul Husna yang memerlukan kehadiran petugas untuk
pengaturan lalu lintas di jam-jam sibuk.
Merespons berbagai aspirasi
tersebut, Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Ari Setyawan Wibowo, S.H., S.I.K.,
M.Si. secara tegas menginstruksikan jajaran Satlantas dan Polsek Umbulharjo
untuk segera menempatkan personel penyeberangan (pos pagi/sore) di persimpangan
rawan kecelakaan depan masjid, serta memperketat patroli KRYD (Kegiatan Rutin
Yang Ditingkatkan) pada jam-jam rawan dini hari.
Selain menanggapi isu
kewilayahan, Kapolresta Yogyakarta juga memberikan arahan strategis dan imbauan
Kamtibmas komprehensif kepada warga. Beliau mengajak masyarakat untuk terus
memperkuat rasa persatuan, toleransi, serta menjaga kerukunan antarumat
beragama di lingkungan pemukiman. Di era digital saat ini, warga diimbau agar
ekstra waspada terhadap tindak pidana penipuan online, menjauhi praktik judi
online (judol) maupun pinjaman online (pinjol) ilegal, bijak menggunakan media
sosial, serta tidak mudah mempercayai atau menyebarkan berita hoaks.
Kapolresta Yogyakarta turut
menyosialisasikan gerakan "Ibu Memanggil" dengan mengajak para orang
tua untuk lebih peduli dan memperketat pengawasan terhadap pergaulan serta jam
pulang putra-putrinya guna mencegah keterlibatan anak dalam aksi kejahatan
jalanan (klitih) maupun kenakalan remaja lainnya. Masing-masing warga juga
didorong agar mampu menjadi "polisi bagi dirinya sendiri"
(self-policing) dengan selalu menjaga keselamatan pribadi dan keamanan barang
berharga.
Kombes Pol Ari Setyawan
Wibowo juga menyosialisasikan pemanfaatan layanan darurat Call Center Polri 110
(bebas pulsa) yang beroperasi penuh 24 jam nonstop untuk merespons cepat setiap
pengaduan, laporan potensi kejahatan, atau gangguan keamanan di masyarakat.
"Kegiatan Subuh
Keliling dan Sambung Rasa ini merupakan sarana belanja masalah Polri untuk
mendengar langsung suara masyarakat tanpa sekat. Kami berkomitmen untuk
langsung menindaklanjuti setiap potensi kerawanan yang dikeluhkan warga, mulai
dari pengaturan lalu lintas hingga pengetatan patroli dini hari. Mari kita jaga
Kota Yogyakarta agar tetap aman, nyaman, dan harmonis melalui peran aktif seluruh
elemen masyarakat," tegas Kapolresta Yogyakarta.
Seluruh rangkaian kegiatan
Subuh Keliling dan dialog sambung rasa di Masjid Darul Husna Warungboto
Umbulharjo berlangsung dengan penuh kehangatan, lancar, dan kondusif. (Humas
Polsek Umbulharjo)


No comments:
Write comment