Kota Yogyakarta - Dalam
upaya meningkatkan kapasitas, literasi digital, serta profesionalisme personel
dalam memproduksi konten publikasi dan edukasi informasi publik, Polresta
Yogyakarta menggelar kegiatan Sosialisasi Pemanfaatan Artificial Intelligence
(AI) dan Kolaborasi Antarplatform Kecerdasan Buatan di Aula Sanita Sanika
Satyawada Mapolresta Yogyakarta, Selasa (13/10/2026) pagi.
Kegiatan sosialisasi yang
diikuti oleh jajaran personel Humas dan perwakilan Satuan Fungsi serta Polsek
jajaran ini menghadirkan Briptu Bachtiar sebagai narasumber teknis. Pemaparan
difokuskan pada pengenalan ekosistem teknologi AI generatif, teknik penyusunan
instruksi terstruktur (prompting), kolaborasi antarplatform AI (seperti
penggunaan Claude untuk analisis visual dan pemutakhiran prompt, serta ChatGPT,
Gemini, Google Flow, CapCut AI, dan Dreamina), hingga praktik produksi flyer,
desain karakter animasi kepolisian, serta materi audiovisual.
Pendekatan inovatif yang
menjadi perhatian utama adalah pemanfaatan AI untuk mengintegrasikan atribut
serta identitas institusi Polri dengan unsur kearifan dan budaya lokal Daerah
Istimewa Yogyakarta. Strategi ini dirancang agar pesan-pesan Keamanan dan Ketertiban
Masyarakat (Kamtibmas) yang disampaikan melalui media sosial dapat disajikan
secara lebih menarik, edukatif, beridentitas kedaerahan, dan relevan bagi
masyarakat luas.
Di tengah pelaksanaan materi
dan praktik pembuatan aset digital, Wakapolresta Yogyakarta AKBP Dr. Ike
Yulianto Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H. turun langsung melakukan peninjauan ke
lokasi untuk memantau proses sosialisasi, melihat penguasaan teknologi peserta,
serta memberikan arahan langsung terkait standar kualitas publikasi institusi.
Dalam peninjauannya,
Wakapolresta Yogyakarta AKBP Dr. Ike Yulianto Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H.
menekankan pentingnya adaptasi teknologi di era digitalisasi informasi
kepolisian.
"Penguasaan kecerdasan
buatan (Artificial Intelligence) merupakan langkah strategis bagi personel
Polresta Yogyakarta untuk menjawab tantangan komunikasi publik di era digital.
Namun, kemajuan teknologi ini harus tetap diimbangi dengan ketelitian, nilai
etika, serta pemahaman akan kearifan lokal. Konten kreatif berbasis AI yang
dihasilkan harus mampu menyampaikan pesan Kamtibmas secara efektif,
profesional, dan semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat," tegas AKBP
Dr. Ike Yulianto Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H.
Sementara itu, di tempat
terpisah, Kasi Humas Polresta Yogyakarta Iptu Dani Hasan mengapresiasi tinggi
terselenggaranya kegiatan peningkatan kompetensi digital ini sebagai langkah
transformatif Humas Polri.
"Penguasaan teknologi
Artificial Intelligence merupakan sarana penting untuk memperkuat strategi
komunikasi publik kepolisian di era digital. Melalui pemahaman teknik prompting
yang tepat dan kolaborasi platform AI, personel Polresta Yogyakarta diharapkan
mampu menghasilkan konten edukasi Kamtibmas yang kreatif, informatif,
profesional, serta kental dengan nilai-nilai budaya lokal. Kami berkomitmen
untuk terus menyajikan informasi publik yang adaptif, transparan, dan
bertanggung jawab demi menguatkan kepercayaan masyarakat," ungkap Iptu
Dani Hasan. (Humas Polresta Yogyakarta)


No comments:
Write comment