Gedongtengen, Kota
Yogyakarta - Polsek Gedongtengen Polresta Yogyakarta menegaskan dukungannya
terhadap kelancaran proses demokrasi di tingkat masyarakat melalui partisipasi
dalam Sosialisasi Pemilihan Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW)
se-Kemantren Gedongtengen Masa Kepengurusan 2027-2031. Kegiatan yang
diselenggarakan oleh Pemerintah Kemantren Gedongtengen ini berlangsung tertib
di Pendopo Bhakti Praja, Kamis (08/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut,
Kapolsek Gedongtengen diwakili oleh Ipda Turdi, yang hadir bersama jajaran
Forum Koordinasi Pimpinan Kemantren (Forkopimtren), perwakilan Pemkot
Yogyakarta, pengurus kampung, serta para Ketua RT dan RW se-Kemantren Gedongtengen.
Kehadiran Kepolisian menjadi bagian dari sinergi Tiga Pilar untuk mengawal
tahapan pergantian kepemimpinan warga agar berjalan aman, damai, dan kondusif.
Kegiatan sosialisasi
bertujuan memberikan pemahaman mendalam terkait regulasi, tahapan, dan tata
kala pemilihan, sekaligus mendorong pentingnya regenerasi kepemimpinan muda
serta menjaga keberlanjutan program pembangunan lingkungan.
Mantri Pamong Praja
Gedongtengen, Pargiyat, S.IP., menekankan bahwa proses pemilihan telah disusun
berdasarkan jadwal resmi Bagian Tata Pemerintahan Setda Kota Yogyakarta.
Tahapan sosialisasi dan pemungutan suara direncanakan berlangsung pada Oktober
hingga November 2026, yang kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan pengurus baru
pada Desember 2026.
"Kami menekankan
pentingnya kaderisasi. Generasi muda perlu diberikan ruang dan kesempatan yang
lebih luas untuk berpartisipasi serta memimpin masyarakat di tingkat RT dan RW
demi keberlanjutan organisasi kemasyarakatan," ujar Pargiyat, S.IP.
Dukungan senada disampaikan
oleh Anggota Komisi A DPRD Kota Yogyakarta, Haryanto, S.E., serta tokoh
masyarakat Riyadi Purwanto, yang mengingatkan seluruh pihak agar menjalankan
tahapan sesuai regulasi. Haryanto berpesan agar dinamika perbedaan pendapat
selalu diselesaikan secara bijak melalui musyawarah mufakat. Selain itu,
momentum pemilihan ini beririsan dengan tahapan Musyawarah Perencanaan
Pembangunan (Musrenbang) tingkat RT/RW, sehingga partisipasi aktif warga dalam
menyampaikan aspirasi pembangunan tahun anggaran 2028 melalui Pra-Musrenbang
tetap harus berjalan selaras.
Dari aspek Keamanan dan
Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Ipda Turdi mewakili Polsek Gedongtengen
menyampaikan pesan-pesan pencegahan guna mengantisipasi potensi gesekan sosial
di tengah masyarakat.
"Pemilihan RT dan RW
merupakan pilar demokrasi warga yang harus disambut dengan kedewasaan. Kami
mengimbau seluruh warga masyarakat untuk senantiasa menjaga kerukunan, tidak
menjadikan perbedaan pilihan sebagai pemicu perselisihan, serta menghindari
penyebaran berita hoaks yang belum terverifikasi. Pengurus RT dan RW adalah
mitra strategis Kepolisian dan Bhabinkamtibmas dalam deteksi dini potensi
gangguan Kamtibmas. Mari kita jaga suasana Gedongtengen agar tetap adem, aman,
dan kondusif," imbau Ipda Turdi.
Sinergi yang erat antara
Polsek Gedongtengen, pemerintah kemantren, dan seluruh elemen masyarakat
diharapkan terus terjalin harmonis, tidak hanya selama tahapan pemilihan
berlangsung, tetapi juga dalam mengawal program-program pelayanan publik
pasca-terbentuknya kepengurusan RT/RW yang baru.
Seluruh rangkaian kegiatan
sosialisasi Pemilihan Ketua RT dan RW di Pendopo Bhakti Praja Kemantren
Gedongtengen berlangsung dengan aman, lancar, dan penuh semangat kebersamaan.
(Humas Polsek Gedongtengen)


No comments:
Write comment