Ngampilan, Kota Yogyakarta -
Jajaran Polsek Ngampilan Polresta Yogyakarta bergerak cepat mendatangi tempat
kejadian perkara (TKP) menyusul laporan adanya penemuan sesosok mayat laki-laki
di dalam kamar kos, Kampung Ngadiwintan, Kelurahan Ngampilan, Kemantren
Ngampilan, Kota Yogyakarta, Sabtu (24/10/2026) sore.
Kapolsek Ngampilan Kompol
Didik Purwanto, S.H., M.M. bersama personel piket fungsi dan Tim Inafis
Polresta Yogyakarta langsung turun tangan memimpin pengamanan dan olah TKP di
lokasi kejadian.
Berdasarkan data kepolisian,
korban diketahui berinisial Paino (laki-laki, 66 tahun), seorang pensiunan guru
beragama Kristen yang tercatat berdomisili di Ngampilan, Yogyakarta.
Peristiwa ini bermula pada
hari Jumat (23/10/2026) sekira pukul 21.00 WIB, ketika salah satu saksi
sekaligus tetangga kos, Yonathan Edward (35), mencium bau menyengat di sekitar
rumahnya. Saksi sempat mencoba mencari sumber bau menggunakan senter di taman
depan rumah, namun tidak menemukannya dan kembali masuk ke dalam rumah.
Keesokan paginya, Sabtu
(24/10/2026) pukul 08.00 WIB, bau tersebut sempat tidak tercium. Namun, sekira
pukul 16.00 WIB, saksi kedua yaitu Dodi Wibowo (31) bersama pemilik kos kembali
mencium bau busuk yang menyengat dan mendapati banyak lalat mengerubungi
ventilasi serta pintu kamar kos yang dihuni korban. Setelah diintip melalui
jendela kaca, terlihat sesosok tubuh terbaring yang telah meninggal dunia.
Temuan tersebut langsung dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas Kelurahan Ngampilan
yang diteruskan ke Polsek Ngampilan.
Menerima laporan tersebut,
petugas gabungan dari Polsek Ngampilan, Tim Inafis Polresta Yogyakarta, dan
tenaga medis dari PMI Kota Yogyakarta langsung mendatangkan ambulans serta
melakukan olah TKP menyeluruh.
"Dari hasil olah TKP
yang dilakukan oleh Tim Inafis Polresta Yogyakarta bersama tim kesehatan dari
PMI Kota Yogyakarta, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun
penganiayaan pada tubuh korban," ujar Kompol Didik Purwanto.
Berdasarkan kondisi jenazah
di lokasi yang mulai membusuk, diperkirakan korban telah meninggal dunia
sekitar tiga hari yang lalu. Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga,
almarhum diketahui memiliki riwayat penyakit bawaan berupa hipertensi (tekanan
darah tinggi).
Sekira pukul 18.00 WIB, Tim
PMI Kota Yogyakarta bersama KTB (Kampung Tangguh Bencana) Ngadiwintan berhasil
mengevakuasi jenazah korban ke dalam kantong mayat untuk kemudian dibawa ke
Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY guna pemeriksaan medis lebih lanjut.
Seluruh rangkaian proses
evakuasi dan olah TKP penemuan jenazah di Ngadiwintan Ngampilan tersebut
berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. (Humas Polsek Ngampilan)


No comments:
Write comment