Kraton, Kota Yogyakarta -
Jajaran Polsek Kraton Polresta Yogyakarta bergerak cepat mendatangi lokasi dan
melakukan pengumpulan bahan keterangan menyusul laporan adanya suara sirine
kuno yang berbunyi secara misterius di atas bangunan cagar budaya Plengkung
Nirbaya atau yang lebih dikenal sebagai Plengkung Gading, Jalan Gading,
Kemantren Kraton, Kota Yogyakarta, Sabtu (24/10/2026) malam.
Kegiatan penyelidikan
tertutup yang berlangsung mulai pukul 22.40 WIB hingga selesai tersebut
dipimpin langsung oleh Kapolsek Kraton AKP Nunik Risnawati, S.H. bersama
personel piket fungsi guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban
masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif.
Berdasarkan keterangan saksi
mata di lokasi, Sdr. AF selaku warga setempat yang turut mematikan aliran
listrik, insiden tersebut bermula sekira pukul 21.08 WIB. Tanpa ada kegiatan
maupun aba-aba resmi, sirine kuno atau yang akrab disebut warga sebagai Gaung
yang terletak di atas struktur Plengkung Nirbaya tiba-tiba berbunyi sendiri
selama kurang lebih lima menit.
Karena merasa tidak ada
agenda resmi maupun situasi darurat, saksi bersama pengurus kampung segera
berkoordinasi untuk mengantisipasi keresahan warga. Selanjutnya, saksi
berinisiatif mematikan saklar Miniature Circuit Breaker (MCB) aliran listrik
yang berada tepat di bawah tiang sirine tersebut sehingga bunyi berhasil
dihentikan.
Sebagai informasi, perangkat
Gaung di Plengkung Gading merupakan salah satu peninggalan sejarah era Kolonial
Hindia Belanda yang secara tradisional hanya dibunyikan pada momen-momen
tertentu, yakni saat peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI serta
sebagai penanda waktu berbuka puasa di bulan suci Ramadhan.
Dari hasil analisa awal
kepolisian di lapangan, kemunculan suara secara tiba-tiba di luar jadwal rutin
tersebut diduga dapat disebabkan oleh dua kemungkinan, yakni terjadinya
korsleting atau gangguan kelistrikan pada sistem instalasi lama, atau adanya
unsur kesengajaan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang mengaktifkannya
secara ilegal.
Kapolsek Kraton menegaskan
bahwa pihak kepolisian akan terus mendalami insiden ini serta meningkatkan
patroli dialogis dan pengamanan di sekitar objek vital maupun situs sejarah di
wilayah Kraton guna mencegah potensi gangguan Kamtibmas lebih lanjut.
"Kami telah menerjunkan
anggota untuk melakukan penyelidikan dan pemeriksaan di sekitar lokasi
Plengkung Gading guna memastikan penyebab pasti berbunyinya perangkat sirine
sejarah tersebut. Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah
terprovokasi oleh isu-isu yang tidak jelas, serta segera melapor melalui
layanan darurat Call Center Polri 110 jika menemukan hal-hal yang mencurigakan
di lingkungan sekitar," pesan Kapolsek Kraton.
Situasi di sekitar Jalan
Gading dan kawasan Plengkung Gading pasca-kejadian terpantau aman, terkendali,
dan kondusif. (Humas Polsek Kraton)


No comments:
Write comment