Ngampilan, Kota Yogyakarta -
Kapolsek Ngampilan Kompol Didik Purwanto, S.H., M.M. bertindak sebagai
Inspektur Upacara (Irup) dalam Upacara Bendera Hari Senin di SD Muhammadiyah
Notoprajan, Kemantren Ngampilan, Kota Yogyakarta, Senin (26/10/2026) pagi.
Kegiatan upacara yang
berlangsung khidmat mulai pukul 06.45 WIB tersebut dihadiri oleh Kepala Sekolah
SD Muhammadiyah Notoprajan Slamet, S.Pd., M.Pd., jajaran guru dan staf
karyawan, serta ratusan siswa-siswi.
Turut mendampingi Kapolsek Ngampilan dalam kegiatan pembinaan pelajar ini antara lain Kanit Binmas Iptu Nanang Eko Haryanto, S.H., Kanit Propam Aiptu Supardi, Panit 1 Binmas Aiptu A.G. Lilik H.P., Panit 2 Binmas Aiptu Suyono, Panit 1 Lantas Aiptu Sugeng Widodo, serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Notoprajan Aipda Harisdi.
Pelaksanaan upacara rutin
mingguan ini bertujuan untuk menanamkan kedisiplinan, menumbuhkan jiwa
nasionalisme dan cinta tanah air, serta membentuk etika dan tanggung jawab
moral anak sejak usia dini, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan
sehari-hari.
Dalam amanatnya, Kompol
Didik Purwanto, S.H., M.M. memberikan motivasi kepada para siswa agar
senantiasa rajin belajar, tekun berdoa, dan berbakti kepada orang tua serta
guru demi menggapai cita-cita di masa depan.
Kapolsek juga menyampaikan sejumlah pesan penting kepada para pelajar:
1. Cegah Perundungan
(Bullying): Menyerukan secara tegas agar para siswa tidak melakukan tindakan
kekerasan, mengejek, mengucilkan, maupun terlibat dalam bentuk bullying sekecil
apa pun terhadap sesama teman.
2. Tertib Berlalu Lintas:
Mengedukasi anak-anak mengenai pentingnya kedisiplinan berlalu lintas sejak
dini serta menginformasikan dimulainya pelaksanaan Operasi Patuh Progo 2026
terhitung mulai 26 Oktober 2026 selama 14 hari ke depan.
3. Jauhi Perilaku Negatif:
Mengimbau siswa menjauhi penyalahgunaan narkotika, obat-obatan terlarang,
minuman keras, serta pergaulan bebas yang merusak masa depan.
4. Bijak Berdigital:
Mendorong pelajar memanfaatkan teknologi secara positif dan cerdas, menjaga
keadaban digital, serta tidak mudah terprovokasi berita bohong (hoaks).
Di hadapan para guru dan
siswa, Kapolsek turut menyosialisasikan layanan darurat Call Center Polri 110
sebagai sarana bebas pulsa selama 24 jam bagi pihak sekolah maupun masyarakat
apabila membutuhkan bantuan kepolisian secara cepat.
"Melalui kegiatan
pembinaan di sekolah ini, kami ingin menanamkan kesadaran hukum, kedisiplinan,
serta karakter positif kepada anak-anak sejak usia dini. Kami juga menyosialisasikan
Operasi Patuh Progo 2026 agar lingkungan sekolah dapat menjadi pelopor
keselamatan berlalu lintas. Sinergi antara kepolisian dan pihak sekolah sangat
penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, ramah anak, dan
kondusif," tegas Kompol Didik Purwanto.
Seluruh rangkaian kegiatan
Upacara Bendera di SD Muhammadiyah Notoprajan berlangsung dengan lancar,
tertib, aman, dan penuh antusiasme dari para siswa. (Humas Polsek Ngampilan)




No comments:
Write comment