Diduga Alami Sakit Diare Akut, Pria Pekerja Bangunan Ditemukan Meninggal Dunia Usai Sarapan Pagi




Mantrijeron- Jajaran personel Polresta Yogyakarta dan Polsek Mantrijeron mendatangi dan mengamankan lokasi kejadian penemuan orang meninggal dunia di Kumendaman Mantrijeron 2RT 18 RW 06 Kelurahan Suryodiningratan Kecamatan Mantrijeron Kota Yogyakarta pada Senin (13/1/2020).

Di tempat kejadian perkara, petugas membantu evakuasi korban meninggal dunia yang diketahui identitasnya yakni Santo (50) warga Banyumas Jawa Tengah yang bekerja sebagai buruh bangunan.

Kejadian ini bermula saat korban pada hari Rabu (8/1/2020) datang dari Banyumas untuk bekerja merenovasi di rumah Ibu Ning yang beralamatkan di Kumendaman Mantrijeron Kota Yogyakarta.

Pada Kamis (9/1/2020) korban sempat bekerja bersama pekerja bangunan yang lainnya, selanjutnya pada hari Jumat (10/1/2020) korban mengeluh sakit pada perut, lalu korban diantar periksa di Klinik Gading oleh Tono (55) warga Suryodiningratan Mantrijeron yang menjadi Mandor dalam renovasi rumah Ibu Ning. Selanjutnya korban berisitirahat di rumah kontrakan dan setelah itu korban tidak bekerja karena masih merasakan sakit di perut.

Kemudian pada Senin (13/1/2020) korban kembali mengeluh merasakan sakit perut, sekira pukul 06.30 wib korban kembali diantar untuk periksa oleh Tono ke klinik Gading dan setelah diperiksa korban di lakukan tindakan infus oleh pihak Klinik Gading. Setelah korban merasakan sudah mendingan kemudian mengajak pulang dan diberikan obat lalu pulang. Sesampainya di rumah kontrakan korban lalu sarapan dan ditemani oleh Ali Mustofa (28) yang merupakan rekan kerjanya. Usai sarapan, korban tiduran namun belum sempat minum obat dan kemudian Ali memanggil korban bermaksud memberitahu agar meminum obat namun tidak ada jawaban. Bermaksud membangunkan korban namun korban tidak kujung bangun.

Mengetahui hal tersebut Ali pergi ke lokasi proyek memberi tahukan kepada Demin (62) rekan kerjanya yang sedang bekerja bersama pekerja bangunan yang lain. Kemudian bersama Demin, Ali datang ke rumah kontrakan untuk mengecek korban, selanjutnya dilakukan pengecekan denyut nadi korban dan ternyata sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi tengkurap. Lalu mereka menghubungi Tono yang selanjutnya dilaporkan ke Polsek Mantrijeron Yogyakarta.

Menerima laporan kejadian tersebut, kemudian petugas Polsek Mantrijeron dibantu oleh tim Inafis Polresta Yogyakarta segera mendatangi dan mengamankan di lokasi kejadian dan menghubungi Dokter Klinik Gading dan PMI Kota Yogyakarta.

Setelah diidentifikasi di lokasi kejadian, menurut keterangan Dokter Winda (Dokter Klinik Gading) tidak ditemukan adanya unsur kekerasan atau aniaya terhadap diri korban, diduga korban mengalami sakit diare akut. Sewaktu dilakukan pemeriksaan luar, korban meninggal dunia belum lama sekitar 10 menit yang lalu sebelum ditemukan dalam keadaan meninggal dunia karena badannya masih hangat.

Usai melakukan olah kejadian perkara, selanjutnya petugas Kepolisian mengevakuasi korban untuk dilakukan tindakan medis lebih lanjut di Rumah Sakit Bhayangkara dan kemudian diserahkan ke pihak keluarga ke Banyumas Jawa Tengah. 

Pages