Kapolsek
Ngampilan AKP Sriyati, S.Sos., M.Si., menghadiri kegiatan Lokakarya Mini Lintas
Sektor Triwulanan dengan tema Sinergitas Lintas Sektor dalam Upaya Meningkatkan
Derajat Kesehatan Masyarakat, Jumat (6/2/2026) pukul 09.30 WIB hingga 11.00
WIB. Kegiatan berlangsung di Pendopo Kemantren Ngampilan dan diikuti sekitar 50
peserta dari berbagai unsur lintas sektor.
Kegiatan
ini diselenggarakan oleh Kemantren Ngampilan Yogyakarta dengan penanggung jawab
Anif Luhur, S.IP., selaku Mantri Pamong Praja Kemantren Ngampilan. Lokakarya
mini ini bertujuan untuk mengevaluasi dan menyinergikan upaya penanganan
permasalahan kesehatan masyarakat, khususnya stunting, di wilayah Kemantren
Ngampilan.
Hadir
dalam kegiatan tersebut antara lain TPCB Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta,
Mantri Pamong Praja Kemantren Ngampilan, Kapolsek Ngampilan, Danramil 13
Ngampilan, Ketua KUA Ngampilan, Pj. Kepala Puskesmas Ngampilan, Lurah
Ngampilan, Lurah Notoprajan, Penyuluh KB, LPMK, Ketua KESI, kader posyandu,
Bhabinkamtibmas, Forum Bersama Sehat (FBS), serta unsur Puskesmas Ngampilan.
Rangkaian
kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan menyanyikan Lagu Indonesia Raya,
sambutan-sambutan, paparan materi, penandatanganan kesepakatan bersama, dan
ditutup dengan penutup acara.
Dalam
sambutannya, Mantri Pamong Praja Kemantren Ngampilan Anif Luhur, S.IP., menyampaikan
apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir. Ia menyoroti bahwa angka stunting
di wilayah Ngampilan masih perlu perhatian serius dan diperlukan kerja sama
lintas sektor, termasuk pembelajaran dari wilayah yang berhasil menurunkan
angka stunting. Ia berharap para kader dapat memahami standar operasional
prosedur penanganan stunting serta aktif berperan dalam upaya penurunan angka
stunting di wilayah Ngampilan.
Sementara
itu, TPCB Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Alfi Hasbiutiati, S.E., menyampaikan
beberapa program prioritas Pemerintah Kota Yogyakarta, di antaranya target
penurunan stunting hingga 9,5 persen pada tahun 2026, pengaktifan kembali
kepesertaan JKN, serta penguatan kerja sama antar tenaga kesehatan dan bidan di
wilayah Ngampilan.
Pj.
Kepala Puskesmas Ngampilan, dr. Desi Kurniwati, memaparkan bahwa lokakarya mini
lintas sektor akan dilaksanakan secara rutin setiap triwulan selama tahun 2026.
Ia juga menyampaikan capaian kinerja Puskesmas tahun 2025, termasuk tingkat
kepuasan masyarakat sebesar 86,70 persen, pelayanan kesehatan balita mencapai
95,54 persen, serta penanganan penyakit tidak menular sebesar 94,33 persen.
Terkait stunting, disampaikan bahwa pada tahun 2025 angka stunting mencapai
10,84 persen, namun hingga awal Februari 2026 tercatat mengalami penurunan
menjadi 9,55 persen.
Kapolsek
Ngampilan AKP Sriyati, S.Sos., M.Si., dalam sambutannya menyatakan dukungan
penuh Polsek Ngampilan terhadap upaya peningkatan kesehatan masyarakat,
khususnya penanganan balita dan ODGJ. Ia juga menyampaikan kesiapan pihak
kepolisian untuk hadir dalam kegiatan posyandu guna memberikan motivasi kepada
kader serta masyarakat.
Danramil
13 Ngampilan, Kapten (Kav) Rusdin, menegaskan pentingnya sinergitas lintas
sektor dalam meningkatkan pelayanan kesehatan. Ia menyampaikan bahwa Koramil
melalui Babinsa siap mendukung program-program kesehatan, termasuk pendampingan
ODGJ dan penanganan stunting di wilayah Ngampilan.
Kegiatan
Lokakarya Mini Lintas Sektor Triwulanan ini merupakan agenda rutin Forkopimtren
Kemantren Ngampilan sebagai sarana analisa dan evaluasi bersama dalam
menanggulangi stunting serta berbagai permasalahan kesehatan masyarakat di
wilayah Kemantren Ngampilan Yogyakarta. (Humas Polsek Ngampilan)


No comments:
Write comment