Sebuah rumah tinggal yang
berlokasi di Mergangsan Lor, Kelurahan Wirogunan, Mergangsan, Kota Yogyakarta,
ludes dilahap si jago merah pada Selasa sore (17/03/2026). Peristiwa yang
terjadi sekitar pukul 16.20 WIB ini sempat mengejutkan warga sekitar yang
sedang beraktivitas di dalam rumah.
Kapolsek Mergangsan, AKP
Fitrianto Heri Nugroho, S.H., M.H., mengonfirmasi kejadian tersebut dan
memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
Berdasarkan keterangan saksi
di lokasi, Gemta (20), yang saat itu tengah berkunjung ke rumah rekannya,
Muhammad (cucu pemilik rumah), ia mendengar suara letupan (pletok-pletok) yang
berasal dari area dapur di bagian belakang rumah. Saat dilakukan pengecekan,
api sudah terlihat membesar dan membakar sebagian bangunan dapur.
Melihat kobaran api, saksi
segera memberitahukan penghuni rumah dan berteriak meminta tolong kepada warga
sekitar. Tetangga korban kemudian bergegas menghubungi pemadam kebakaran Kota
Yogyakarta guna meminimalkan perambatan api ke bangunan di sekitarnya.
Tak berselang lama, personel
Polsek Mergangsan bersama tiga unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi
untuk melakukan proses pemadaman. Berkat kesigapan petugas dan bantuan warga,
api berhasil dijinakkan sebelum merembet lebih luas.
Setelah api dinyatakan
padam, Unit INAFIS Polresta Yogyakarta melakukan pemeriksaan di titik awal
munculnya api. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa sumber api berasal dari
korsleting aliran listrik. Kebakaran diduga dipicu oleh beban berlebih pada
terminal atau stop kontak di area dapur yang mengakibatkan kabel panas dan
terbakar.
Akibat musibah ini, pemilik
rumah diperkirakan mengalami kerugian materiil mencapai Rp50.000.000,-. Selain
kerusakan bangunan, satu unit sepeda motor Yamaha Mio yang terparkir di dekat
area kebakaran juga turut hangus terbakar.
Kapolsek Mergangsan
menghimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih waspada terhadap penggunaan
instalasi listrik di rumah masing-masing.
"Kami menghimbau warga untuk
selalu mengecek kondisi kabel dan tidak membebani satu stop kontak dengan
terlalu banyak perangkat elektronik secara bersamaan. Pastikan menggunakan
peralatan listrik yang sesuai standar keamanan guna menghindari risiko
kebakaran akibat arus pendek," tegas AKP Fitrianto Heri Nugroho.
Pihak kepolisian juga
menyarankan agar warga melakukan pengecekan berkala terhadap instalasi listrik
yang sudah berusia tua serta selalu menyediakan alat pemadam api ringan (APAR)
sebagai langkah antisipasi awal. (Humas Polsek Mergangsan)


No comments:
Write comment