Kapolsek Ngampilan, AKP
Sriyati, S.Sos., M.Si., menghadiri sekaligus memimpin langsung pengamanan
kunjungan Wali Kota Yogyakarta, Dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), dalam kegiatan
peninjauan pembagian shodaqoh oleh owner Bakpia 25, Bapak Angling Putra Sanjaya
(Sangkuang), Rabu (11/03/2026).
Kegiatan yang berlangsung di
kawasan eks Pabrik Tegel Kunci, Jalan Ks. Tubun, Ngampilan ini merupakan agenda
tahunan produsen bakpia legendaris tersebut menjelang Hari Raya Idulfitri.
Program berbagi yang dilaksanakan selama empat hari (9-12 Maret 2026) ini
menyasar ribuan pengemudi ojek online (ojol), tukang becak, hingga kusir
andong.
Wali Kota Yogyakarta, Hasto
Wardoyo, yang meninjau langsung di hari ketiga pelaksanaan, memberikan
apresiasi tinggi kepada keluarga besar Bakpia Pathok 25. Menurutnya, aksi
sosial ini membantu mendekatkan kesenjangan ekonomi di masyarakat, terutama di
tengah kondisi ekonomi saat ini.
“Tentu kami atas nama
pemerintah mengucapkan terima kasih kepada Pak Sangkuang yang memberikan tali
asih kepada warga masyarakat. Sampai hari kemarin saja sudah 17.000 orang yang
menerima, dan hari ini serta besok masih berlanjut. Ini sesuatu yang luar biasa
bagi warga, tidak hanya dari Yogyakarta tapi juga luar kota,” ujar Hasto
Wardoyo.
Pemilik Bakpia Pathok 25,
Siek Angling Saputra Sanjaya, menjelaskan bahwa kegiatan pembagian THR ini
telah menjadi tradisi perusahaan sejak 26 tahun silam sebagai bentuk rasa
syukur. Setiap harinya, pembagian dimulai setelah waktu Zuhur hingga menjelang
Magrib dengan persyaratan cukup menunjukkan KTP, SIM, atau aplikasi ojol bagi
pengemudi daring.
“Harapannya semuanya
berjalan lancar, aman, sehat, dan tertib bagi bapak-ibu yang setiap hari
beraktivitas di jalan,” ungkap Sangkuang singkat.
Mengingat jumlah massa yang
mencapai puluhan ribu orang, Kapolsek Ngampilan AKP Sriyati menerjunkan
personel untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas dan pengamanan di area
antrean. Mengingat antrean sempat memanjang hingga ke bahu jalan raya, petugas
melakukan penyekatan dan sistem buka-tutup guna memastikan akses jalan publik tetap
bisa dilalui.
Kapolsek Ngampilan
menekankan bahwa kehadiran Polri di lokasi adalah untuk memastikan kegiatan
sosial yang melibatkan massa besar ini tetap berjalan dalam koridor ketertiban.
“Kami melakukan pengamanan
secara maksimal guna memastikan keamanan baik bagi pemberi bantuan, penerima
manfaat, maupun pengguna jalan yang melintas di kawasan Ngampilan. Fokus kami
adalah mencegah terjadinya penumpukan massa yang berlebihan serta menjaga agar
proses pembagian shodaqoh ini berlangsung kondusif hingga selesai,” jelas AKP
Sriyati.
Hingga Rabu sore, situasi di
sekitar lokasi eks Tegel Kunci terpantau ramai namun tetap dalam kendali
petugas. Polsek Ngampilan akan terus mengawal jalannya kegiatan hingga hari
terakhir pada 12 Maret 2026 guna menjamin kenyamanan warga dan kelancaran arus
transportasi di pusat kota. (Humas Polsek Ngampilan)


No comments:
Write comment