Polresta Yogyakarta menggelar kegiatan sosialisasi
pencegahan kenakalan remaja kepada para pelajar SMK Negeri 5 Yogyakarta pada
Selasa pagi (27/1/2026). Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri
terhadap generasi muda agar terhindar dari perilaku menyimpang, baik di
lingkungan sosial maupun di ruang digital.
Sosialisasi yang berlangsung pukul 10.00 WIB hingga 12.10
WIB tersebut dilaksanakan di ruang rapat SMKN 5 Yogyakarta dan diikuti oleh
sekitar 108 siswa. Kegiatan dihadiri langsung oleh Kapolresta Yogyakarta
beserta jajaran pejabat utama Polresta Yogyakarta termasuk Kapolsek Umbulharjo AKP Hellga Dimas Prakosa , S.Tr.K., S.I.K.
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMK Negeri 5
Yogyakarta, Sihono, S.Pd., menyampaikan rasa senang dan bangga atas kehadiran
Kapolresta Yogyakarta dan tim di sekolahnya. Ia berharap para siswa dapat
memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperoleh pengetahuan dan wawasan yang
bermanfaat, khususnya terkait perilaku yang perlu dihindari agar tidak
terjerumus pada tindakan berisiko yang berujung pada permasalahan hukum.
Sementara itu, Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol. Eva Guna
Pandia, S.I.K., M.M., M.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadiran
Polri di SMKN 5 Yogyakarta bertujuan untuk menjalin silaturahmi sekaligus
memberikan pembekalan kepada para pelajar. Kapolresta mengajak para siswa untuk
rajin dan fokus belajar serta menjauhi perbuatan yang dapat mengarah pada
tindak pidana.
Kapolresta Yogyakarta juga menyinggung adanya informasi
terkait keberadaan kelompok atau geng remaja, serta mengingatkan agar para
siswa tidak terlibat dalam aktivitas tersebut. Selain itu, menjelang bulan
puasa, Kapolresta mengimbau para pelajar agar tidak melakukan aktivitas negatif
seperti menyalakan petasan, Kembang api, balap liar dan perang sarung yang
dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain serta berdampak buruk bagi
masa depan.
Pada sesi pemaparan materi, Kasat Reskrim Polresta
Yogyakarta Kompol Riski Adrian, S.I.K., M.H., menyampaikan materi terkait
bahaya pornografi, penyalahgunaan teknologi dan kecerdasan buatan (AI), serta
cyber pornografi yang dapat merusak moral dan masa depan generasi muda.
Selanjutnya, Kanit Kamsel Satlantas Polresta Yogyakarta
Ipda Miftah Ansori, S.H., M.H., memberikan pemahaman mengenai keselamatan
berlalu lintas, perlunya tertib di jalan raya, serta risiko kecelakaan akibat
pelanggaran lalu lintas. Sebagai bentuk
apresiasi, Polresta Yogyakarta juga membagikan helm kepada perwakilan siswa
guna mendorong kebiasaan berkendara yang aman.
Sementara itu, Kasat Resnarkoba Polresta Yogyakarta AKP
Andi Fitriansyah, S.Trk., S.I.K., memaparkan materi tentang bahaya
penyalahgunaan narkoba serta dampak hukum dan kesehatan yang ditimbulkan.
Dalam sesi tanya jawab, para siswa tampak antusias dengan
mengajukan berbagai pertanyaan seputar pergaulan remaja, dampak hukum kenakalan
remaja, penggunaan media sosial secara bijak, serta langkah-langkah menghindari
pengaruh negatif di lingkungan sekitar. Seluruh pertanyaan dijawab langsung
oleh para narasumber dengan bahasa yang mudah dipahami.
Kapolsek Umbulharjo, AKP Hellga Dimas Prakosa, S.Tr.K., S.I.K., berharap melalui edukasi ini, para pelajar memiliki kesadaran hukum yang kuat sejak dini. "Kami ingin para siswa mampu membentengi diri dari pengaruh negatif di lingkungannya sehingga mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang membanggakan," pungkasnya. (Humas Polsek Umbulharjo)


No comments:
Write comment