Warga di sekitar Jalan Kahar
Muzakir, Terban, Gondokusuman, dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang
pemuda berinisial NJP (22) yang tewas gantung diri di sebuah pohon pinggir
jalan pada Kamis (22/1/2026) pagi.
Kapolsek Gondokusuman,
Kompol Julius Meta Jiwa, menjelaskan bahwa korban pertama kali ditemukan
sekitar pukul 05.30 WIB oleh seorang petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH),
Sopiyan Dwi Siswanto. Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada
petugas keamanan SMP 8 Yogyakarta, Anton Budi Wibowo, yang diteruskan kepada
Bhabinkamtibmas Kelurahan Terban.
Mendapat laporan tersebut,
personel piket Polsek Gondokusuman bersama Unit Identifikasi Polresta
Yogyakarta dan tim PMI Kota Yogyakarta segera meluncur ke lokasi untuk
melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Berdasarkan
pemeriksaan awal di lokasi, korban meninggal dunia murni akibat gantung diri
menggunakan tali rafia hitam. Tim tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan
pada tubuh korban," ungkap Kompol Julius Meta Jiwa.
Usai proses identifikasi di
lokasi, jenazah NJP kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk prosedur lebih
lanjut. Hingga saat ini, pihak Kepolisian Sektor Gondokusuman masih melakukan
penyelidikan mendalam untuk mengetahui motif di balik tindakan nekat pemuda tersebut.
Atas kejadian memilukan ini,
Kapolsek Gondokusuman memberikan imbauan kepada seluruh lapisan masyarakat,
terutama para orang tua, agar lebih peka dan memberikan perhatian ekstra
terhadap kondisi psikologis anggota keluarganya.
"Tidak ada masalah yang
tidak bisa diselesaikan. Kami mengajak siapa saja yang sedang menghadapi
tekanan mental untuk tidak ragu bercerita kepada keluarga, teman, atau
berkonsultasi dengan tenaga profesional. Masyarakat juga dapat memanfaatkan
layanan kesehatan mental di Puskesmas terdekat atau melalui hotline 119,"
tegas Kompol Julius.
Beliau menambahkan bahwa
menciptakan lingkungan yang peduli dan suportif sangat nyata pengaruhnya dalam
mencegah kejadian serupa, mengingat hidup adalah anugerah yang sangat berharga.
(Humas Polsek Gondokusuman)


No comments:
Write comment