Thursday, 30 April 2026

Jaga Jogja Dengan Cinta: Ratusan Elemen Masyarakat Gelar Karnaval Budaya dan Deklarasi Damai di Malioboro

 


Gondomanan, Yogyakarta - Wakapolresta Yogyakarta AKBP Robertus Kokok S., S.H., M.H., didampingi Kabag Ops Kompol Sumanto serta Kapolsek Gondomanan AKP Basungkawa, S.H., M.H., memimpin langsung pengamanan kegiatan Karnaval Budaya, Pentas Seni, dan Deklarasi Damai yang digelar oleh Forum Jogja Damai di sepanjang rute Teteg Malioboro hingga Titik Nol Kilometer Yogyakarta, Kamis, (29/4/26).

 

Kegiatan bertema “Jaga Jogja Dengan Cinta” ini dilaksanakan sebagai upaya cipta kondisi dalam rangka mengantisipasi potensi unjuk rasa anarkis menjelang peringatan Hari Buruh (May Day) dan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026. Sebanyak kurang lebih 500 peserta dari berbagai elemen masyarakat turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

 

Pengamanan melibatkan personel gabungan dari Polresta Yogyakarta, jajaran Polsek, serta instansi terkait, yang ditempatkan di sepanjang kawasan Malioboro hingga Titik Nol Kilometer guna memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.

 

Kegiatan diawali dengan kirab budaya dari Teteg Malioboro menuju Titik Nol Kilometer, disertai orasi damai, pembagian bunga kepada masyarakat, serta penampilan seni budaya di beberapa titik strategis. Puncak acara berlangsung di kawasan Titik Nol Kilometer dengan rangkaian sambutan, pertunjukan seni seperti angklung, reog, orkestra biola, hingga deklarasi damai oleh seluruh peserta.

 

Dalam deklarasinya, Forum Jogja Damai menegaskan tiga komitmen utama, yakni menolak aksi unjuk rasa anarkis, mendukung penyampaian aspirasi secara damai sesuai aturan, serta siap menjaga kondusivitas kamtibmas di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wali Kota Yogyakarta, Dr. (H.C.) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), Kasdim 0734/Kota Yogyakarta Letkol Inf Roni Hermawan, serta sejumlah tokoh masyarakat dan pimpinan komunitas.

 

Kapolsek Gondomanan AKP Basungkawa menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah pre-emptive atau pencegahan dini melalui pendekatan humanis dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.

 

“Melalui kegiatan budaya ini, kita mengedepankan pendekatan persuasif untuk membangun opini positif di ruang publik. Kehadiran berbagai elemen masyarakat dalam jumlah besar menjadi bentuk nyata bahwa Jogja menolak segala bentuk tindakan anarkisme,” ungkapnya.

 

Secara taktis, kegiatan ini juga menjadi bentuk penguasaan ruang publik secara positif di kawasan strategis Malioboro. Dengan keterlibatan berbagai komunitas, paguyuban, dan organisasi masyarakat, tercipta kekuatan sosial yang mampu menjadi penyeimbang terhadap potensi gangguan kamtibmas.

 

Selain itu, momentum pelaksanaan yang berdekatan dengan May Day dan Hardiknas dinilai sebagai langkah strategis dalam memberikan pesan kuat bahwa masyarakat Yogyakarta siap menjaga kondusivitas wilayah secara bersama-sama. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. (Humas Polsek Gandomanan)

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Banner Home

Latest News

Layanan Aduan

Polresta Yogyakarta 
(0274-543920)  
Polsek Gondomanan  
(0274-375376) 
Polsek Wirobrajan 
(0274-374832)
Polsek Pakualaman 
(0274-513178)
Polsek Kotagede 
(0274-374577)
Polsek Umbulharjo 
(0274-373916)
Polsek Gedongtengen 
(0274-512696)
Polsek Kraton 
(0274-373793)
Polsek Jetis 
(0274-513136)
Polsek Tegalrejo 
(0274-513877)
Polsek Ngampilan 
(0274-512185)
Polsek Gondokusuman 
(0274-513125)
Polsek Mantrijeron 
(0274-374167)
Polsek Mergangsan 
(0274-375138)
Polsek Danurejan 
(0274-589609) 
 
Back to Top