Yogyakarta - Suasana khidmat
sekaligus haru menyelimuti Kompleks Balai Kota Yogyakarta saat prosesi
pelepasan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kota Yogyakarta tahun 1447 H / 2026 M.
Personel Sat Samapta Polresta Yogyakarta yang dipimpin oleh Aiptu Andi
Prasetyo, S.H., hadir memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan
tertib, Selasa (28/04/2026) pagi.
Wali Kota Yogyakarta, Hasto
Wardoyo, secara resmi melepas keberangkatan 353 calon jemaah yang tergabung
dalam Kloter 6. Rangkaian ibadah dimulai sejak dini hari dengan pelaksanaan
salat Subuh berjemaah di Masjid Diponegoro Balai Kota Yogyakarta sebelum
prosesi seremoni dimulai.
Dalam sambutannya, Wali Kota
Hasto Wardoyo mengungkapkan rasa syukur atas adanya perubahan lokasi embarkasi
yang kini lebih memudahkan jemaah asal Yogyakarta.
“Alhamdulillah, tahun ini
para calon jemaah kita tidak perlu jauh-jauh ke embarkasi Donohudan di
Boyolali. Sekarang sudah menggunakan embarkasi di YIA yang berada di Kabupaten
Kulon Progo, sehingga tentu lebih dekat dan memudahkan,” ujar Hasto.
Ia menambahkan bahwa
fasilitas embarkasi di YIA yang menggunakan konsep hotel diharapkan mampu
memberikan kenyamanan ekstra bagi para jemaah sebelum terbang ke Tanah Suci.
Wali Kota juga berpesan agar para jemaah senantiasa menjaga kesehatan,
kekompakan, serta menjaga nama baik bangsa selama menjalankan ibadah.
Kepala Kantor Kementerian
Haji dan Umrah Kota Yogyakarta, Irfan Zainudin, merinci bahwa total jemaah asal
Kota Yogyakarta tahun ini mencapai 494 orang yang terbagi dalam empat kloter
(1, 6, 7, dan 26).
1. Kloter 7: Dijadwalkan
berangkat pada Rabu, 29 April 2026.
2. Kloter 26: Dijadwalkan
berangkat pada 20 Mei 2026 mendatang.
Tercatat jemaah tertua tahun
ini adalah Sarminiah Sakimin Moeljono yang berusia 85 tahun, sedangkan jemaah
termuda adalah Ardika Muhammad Zulfaqar yang baru berusia 16 tahun.
Mengingat musim haji tahun
ini bertepatan dengan musim panas di Arab Saudi dengan suhu mencapai 30 hingga
35 derajat Celcius, pihak kementerian menghimbau jemaah untuk waspada.
Terlebih, proporsi jemaah lanjut usia (lansia) cukup besar, yakni mencapai 45
hingga 50 persen.
"Kami mengimbau para
jemaah untuk benar-benar menjaga kondisi tubuh dan meningkatkan kewaspadaan,
terutama bagi jemaah lanjut usia," ungkap Irfan Zainudin.
Pengamanan oleh Polresta
Yogyakarta dilakukan mulai dari pengaturan lalu lintas di sekitar Balai Kota
hingga pengawalan bus jemaah. Seluruh prosesi keberangkatan berlangsung aman,
lancar, dan terkendali. (Humas Polresta Yogyakarta)


No comments:
Write comment