Kraton, Yogyakarta -
Bhabinkamtibmas Kelurahan Panembahan, Brigadir M. Zainudin Maskur, bersama
personel Polsek Kraton melaksanakan pantauan dan pengawalan dalam kegiatan Uji
Kelayakan Kereta Keraton Yogyakarta "Kyai Harsunobo" pada Senin sore
(11/05/2026). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kawedanan Radya Kartiyasa
(KgD) Museum Wahanarata ini berlangsung di Jalan Rotowijayan, Kraton,
Yogyakarta, dengan penanggung jawab GBPH. Condrodiningrat.
Uji kelayakan ini diikuti
oleh sekitar 20 Abdi Dalem dengan tujuan memastikan bahwa koleksi kereta
bersejarah milik Keraton Yogyakarta tidak hanya sekadar layak dipamerkan
sebagai pajangan museum, namun juga tetap memiliki fungsi yang optimal untuk
digunakan dalam prosesi adat. Kereta Kyai Harsunobo merupakan Kereta Titihan
Dalem peninggalan Sri Sultan Hamengku Buwono VI yang dibuat pada tahun 1860
oleh Hermans & Co di Den Haag, Belanda. Meski telah berusia 166 tahun,
kereta ini tetap berdiri megah dengan ciri khas balutan warna emas serta
ornamen mahkota di setiap sudut atapnya.
Mekanisme uji kelayakan
dilakukan dengan menarik Kereta Kyai Harsunobo menggunakan empat ekor kuda
pilihan. Kereta tersebut dibawa mengelilingi area Alun-alun Utara melewati
kawasan Pagelaran Keraton Yogyakarta sebanyak dua kali putaran. Penjagaan oleh
personel kepolisian difokuskan pada kelancaran arus lalu lintas di sekitar
Museum Wahanarata dan Jalan Rotowijayan agar proses perpindahan kereta dari
dalam museum menuju area terbuka berjalan aman tanpa hambatan.
Bhabinkamtibmas Kelurahan
Panembahan, Brigadir M. Zainudin Maskur, menyampaikan bahwa pendampingan ini
merupakan wujud dukungan Polri dalam menjaga dan melestarikan cagar budaya yang
ada di wilayah Kraton. Kehadiran personel di lapangan memastikan bahwa aset
sejarah yang sangat berharga ini dapat melintasi jalanan dengan aman, sekaligus
memberikan rasa nyaman bagi para Abdi Dalem yang bertugas serta wisatawan yang
menyaksikan momen langka tersebut.
"Kami hadir untuk
memastikan seluruh tahapan uji kelayakan berjalan tertib, mengingat kereta ini
merupakan simbol kewibawaan budaya sekaligus saksi sejarah perjalanan raja-raja
Yogyakarta. Dengan pengawalan ini, diharapkan proses pengecekan fisik dan fungsi
kereta dapat berjalan lancar sehingga warisan budaya ini tetap terjaga
kondisinya untuk generasi mendatang," ujar Brigadir M. Zainudin Maskur.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 16.35 WIB dalam situasi yang
aman dan kondusif. (Humas Polsek Kraton)


No comments:
Write comment