Yogyakarta - Ribuan pasang
mata menjadi saksi kemeriahan festival BTV Semesta Berpesta Yogyakarta yang
digelar di Stadion Kridosono pada Sabtu malam (09/05/2026). Guna memastikan
perhelatan akbar ini berjalan aman dan kondusif, Sat Samapta Polresta
Yogyakarta bersama gabungan fungsi lainnya menerjunkan personel pengamanan.
Operasi pengamanan ini
dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polresta Yogyakarta, AKP Winarto, S.H.
Personel kepolisian ditempatkan di berbagai titik strategis, mulai dari area
panggung utama, pintu masuk penonton, hingga pengaturan arus lalu lintas dan
pengawasan kantong parkir di seputar Stadion Kridosono.
Atmosfer Stadion Kridosono
semakin memanas seiring bergulirnya malam. Kemeriahan dibuka dengan penampilan
apik dari PSM Atma Jaya Yogyakarta yang menyuguhkan harmonisasi vokal memukau.
Ketegangan suasana tidak sedikit pun menurun saat line-up kedua, Traffic Jam,
naik ke atas panggung dan berhasil menghipnotis penonton untuk bernyanyi
bersama (sing-along).
Estafet keseruan dilanjutkan
oleh Aftershine dengan lagu-lagu andalannya, disusul oleh aksi jenaka dan
enerjik dari grup Pertelon Koplo yang mengajak sekitar 10.000 pengunjung
bergoyang tanpa henti. Puncak acara ditutup dengan manis oleh penampilan Rony
Parulian yang memanjakan telinga penonton melalui deretan lagu romantis.
Mengingat estimasi jumlah
penonton yang mencapai 10.000 orang, Polresta Yogyakarta melibatkan jajaran
Polsek setempat untuk mempertebal pengamanan. Selain menjaga ketertiban di
dalam venue, petugas Satlantas dan unit terkait fokus melakukan pengaturan arus
lalu lintas di pusat kota guna mencegah kemacetan panjang di area strategis
Kridosono.
AKP Winarto, S.H.,
menegaskan bahwa kehadiran Polri di lokasi adalah untuk menjamin kenyamanan
seluruh pengunjung dan pengisi acara.
"Kami melakukan
pengamanan berlapis, mulai dari pemeriksaan di pintu masuk hingga patroli di
area parkir untuk mengantisipasi tindak kriminalitas. Fokus kami adalah
memastikan ribuan masyarakat yang hadir dapat menikmati hiburan dengan aman,
serta memastikan arus lalu lintas di sekitar Stadion tetap mengalir
lancar," ujar AKP Winarto.
Yogyakarta kembali
membuktikan diri sebagai kota yang apresiatif terhadap seni pertunjukan.
Stadion Kridosono yang ikonik dipilih karena kapasitasnya yang besar namun
tetap mampu menjaga keintiman antara musisi dan penggemarnya.
Selain menjadi sarana
rekreasi, festival ini juga berfungsi sebagai penggerak ekosistem ekonomi
kreatif dengan melibatkan talenta lokal dan nasional. Kesuksesan acara ini
menjadi sinyal positif bagi industri event nasional sekaligus membuktikan bahwa
kolaborasi antara media, musisi, dan masyarakat mampu menciptakan dampak sosial
yang signifikan.
Hingga konser berakhir pada
tengah malam, situasi di Stadion Kridosono dan sekitarnya terpantau aman,
tertib, dan lancar. Para pengunjung membubarkan diri dengan tertib di bawah
pengawasan personel kepolisian. (Humas Polresta Yogyakarta)


No comments:
Write comment